Wah Hati-hati Moms, Meski Empuk Bantal Bisa Bikin Bayi Berhenti Napas Lho!

Mamagini

Rabu, 13 Juli 2022 | 22:29 WIB
Wah Hati-hati Moms, Meski Empuk Bantal Bisa Bikin Bayi Berhenti Napas Lho!
Ilustrasi bayi sedang tidur, bantal bayi. [Pexels]

Para orang tua tentu sudah tahu kalau bayi baru lahir menghabiskan kebanyakan waktunya untuk tidur. Dan orang tua pun biasanya tentu akan berusaha agar bayinya bisa tidur senyaman mungkin, termasuk dengan misalnya memberikan selimut hangat dan bantal yang empuk.

Namun perlu diwaspadai, bahwa dokter anak mengingatkan kepada orangtua untuk berhati-hati dan tidak sembarangan menyediakan bantal untuk tidur sang bayi. Tepatnya, dokter berpesan agar jangan memakai bantal terlalu empuk dan tinggi untuk kepala bayi.

Ya, seperti ditulis Suara.com, memang mungkin bagi orang dewasa, bantal seperti itu bisa jadi terasa sangat nyaman. Tapi bagi bayi yang baru lahir, ternyata bantal yang terlalu empuk dan tinggi justru bisa berbahaya bagi dirinya.

Hal itu diungkapkan oleh dr. Cynthia Centauri Sp.A., dokter spesialis anak dari RS Universitas Indonesia. Dia menjelaskan bahwa bayi baru lahir masih memiliki leher yang fleksibel, sehingga apabila bantal tidurnya terlalu empuk dan tinggi, justru berisiko membuat leher anak melengkung ke belakang atau kepalanya terlalu menunduk.

"Leher bayi masih sangat lunak, juga masih sangat fleksibel. Kalau misalnya lehernya tertekuk atau terlalu hiper ekstensi, khawatirnya jalan napasnya tertutup. Ini yang kita khawatirkan, bisa menyebabkan bayi jadi henti napas," jelas dokter Cynthia.

Menurut sang dokter lagi, tentu saja bayi boleh saja dipakaikan bantal untuk tidur, asalkan tidak terlalu empuk dan tinggi. Dikatakannya pula, penggunaan apa yang dikenal sebagai bantal peyang, itu ada atau tidak juga tak jadi masalah.

Dokter Cynthia menekankan lagi bahwa apabila bayi tidak menggunakan bantal peyang, bukan berarti bahwa kepalanya akan jadi tidak bulat sempurna. Artinya, bantal peyang bukanlah satu keharusan.

"Enggak ada wajib pakai bantal peyang. Kita tahu bentuk kepala bayi masih lunak, bahkan masih ada ubun-ubun besar dan kecil yang terbuka. Ini diperlukan karena lingkar kepala bayi akan bertambah terus seiring bertambah usia dan berat badan, terutama usia 2 tahun pertama," papar dokter Cynthia.

Cynthia pun menjelaskan bahwa posisi bayi saat tidur justru lebih menentukan bentuk kepalanya nanti. Menurutnya, yang jelas apabila posisi tidur sang bayi lebih lama terlentang dan tidak aktif, itu bisa mengakibatkan bentuk kepalanya seperti peyang.

baca juga

"Sebetulnya ada cara yang bisa dikerjakan selain menggunakan bantal peyang tersebut, (yaitu) dengan cara diposisikan berpindah-pindah. Dan ini diperlukan, (bahwa) bayi tidak hanya (tidur) dalam satu posisi terlentang saja, tapi bisa juga miring atau tengkurap. Orang tua bisa bantu anak lakukan itu," jelasnya lagi.

Nah, buat mommies yang baru punya bayi, silakan dipedomani itu ya! Dan semoga bayi kita semua senantiasa sehat dan tumbuh dengan baik selalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Curhat Pengalaman Perempuan Mengasuh Bayi di Yayasan: Mereka Tidak Rewel dan Tak Merepotkan Mama Bidan

Curhat Pengalaman Perempuan Mengasuh Bayi di Yayasan: Mereka Tidak Rewel dan Tak Merepotkan Mama Bidan

Hits | Selasa, 12 Juli 2022 | 19:56 WIB

Soal Sunat Bayi Perempuan, Dokter Anak Minta Kebiasaan Ini Ditinggalkan

Soal Sunat Bayi Perempuan, Dokter Anak Minta Kebiasaan Ini Ditinggalkan

Health | Selasa, 12 Juli 2022 | 17:18 WIB

4 Manfaat Pemberian ASI Eksklusif Bagi Ibu dan Bayi

4 Manfaat Pemberian ASI Eksklusif Bagi Ibu dan Bayi

Mamagini | Minggu, 29 Mei 2022 | 10:20 WIB

4 Tips Membawa Bayi Dalam Perjalanan Jauh

4 Tips Membawa Bayi Dalam Perjalanan Jauh

Mamagini | Selasa, 24 Mei 2022 | 16:15 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×