mamagini

Pelatih Pribadi Profesional Beberkan Cara Memotivasi Mereka yang Malas-malasan ke Gym

Mamagini Suara.Com
Kamis, 04 Agustus 2022 | 11:50 WIB
Pelatih Pribadi Profesional Beberkan Cara Memotivasi Mereka yang Malas-malasan ke Gym
Ilustrasi olahraga di gym, nge-gym. (Pexels)

Mungkin bagi kebanyakan orang, perasaan malas menjadi salah satu tantangan terberat untuk memulai aktivitas apalagi berolahraga. Hal ini lebih lagi pada para pemula yang ingin memulai gaya hidup sehat dan aktif.

Kenyataan itu pun dibenarkan oleh salah seorang seorang pelatih pribadi atau personal trainer (PT) profesional, Ammar. Diakui oleh National Fitness Manager Osbond Gym ini, membiasakan seseorang untuk berolahraga memang merupakan hal yang cukup sulit.

Oleh karena itu menurut Ammar, dia biasanya menggunakan beberapa cara khusus untuk memotivasi para member gym, demi 'membunuh' rasa malas mereka.

"Pertama, kita pasti akan sesuaikan dengan level fitnessnya. Karena kalau orang belum pernah olahraga, itu kalau begitu di awal dikasih levelnya berat, bisa kapok," tutur Ammar kepada Suara.com, dalam acara pembukaan gym-nya di Tangerang, Senin (1/7/2022) lalu.

Dijelaskan Ammar lagi, levelnya itu sendiri biasanya dimulai dari beginner, intermediate, hingga advanced. Untuk mengetahui level member tersebut, menurut dia, di gym yang ia kelola biasanya akan dilakukan sesi perkenalan terlebih dahulu sebanyak dua kali. 

Sesi ini menurutnya dilakukan untuk mengetahui seperti apa kondisi member, historis medisnya, tujuan ikut nge-gym, hingga perkenalan alat terlebih dahulu. Setelah itu, sebelum memasuki pertemuan berikutnya, PT biasanya akan melakukan follow up dan reminder kepada member.

"Karena membangun kebiasaan orang menjadi suka olahraga, kan nggak gampang. Jadi kita lakukan dan arahkan dengan perlahan-laham, sampai dia mendapatkan sedikit result saja, Insya Allah jadi motivasi buat dia," ujarnya.

Result dimaksud, menurut Ammar, misalnya adalah saat member baru mengalami penurunan berat badan, atau baju atau celananya menjadi longgar. Hasil sederhana tersebut akan membuat sang member menemukan 'feel' untuk kembali datang ke gym. 

Barulah setelah itu, tambah Ammar, member akan masuk dalam proses yang disebut maintain atau pemeliharaan. Di fase ini, sang member gym hanya perlu melakukan pengulangan latihan hingga tujuannya tercapai.

Baca Juga: Sibuk Bekerja? Ini 3 Tips untuk Menjaga Rumah Tetap Bersih Rapi

"Jadi, sudah ada yang memotivasi. (Kalau) Nggak ada yang maksa, jadi ogah-ogahan, jadi tujuannya malah nggak ada," tutup Ammar pula.

Nah, bagaimana dengan Anda? Baru mau atau sudah kembali aktifkah berolahraga di gym? Atau memilih olahraga sendiri di rumah saja?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI