Selain wajah, jerawat nyatanya juga bisa muncul di bagian tubuh lain lho! Salah satunya adalah di punggung.
Nah, seperti ditulis Suara.com, ada beberapa cara mengatasi permasalahan kulit ini sebenarnya. Mulai dari yang alami hingga obat-obatan dari dokter.
Munculnya jerawat di punggung juga kerap mengganggu kenyamanan seseorang. Terlebih saat sedang tidur terlentang atau bersender, di mana akan memicu rasa sakit dan ngilu karena jerawat yang tertekan.
Lantas, bagaimana cara mengatasi jerawat punggung? Simak informasi selengkapnya melalui poin-poin di bawah ini dan lakukan secara rutin untuk hasil yang maksimal.
1. Oleskan Obat Jerawat
Jerawat di punggung juga bisa diatasi dengan obat jerawat umum (untuk wajah) yang biasa dibeli bebas di apotek. Misalnya, obat jerawat dengan kandungan benzoil peroksida, asam glikolat, atau asam salisilat.
Obat itu tersedia dalam bentuk krim, salep, atau gel. Oleskan obat jerawat pada punggung yang berjerawat sebanyak 2 kali sehari atau sesuai petunjuk penggunaan produk.
Usai mengoleskan obat jerawat di punggung, tunggu sampai beberapa menit hingga obat tersebut meresap sebelum kamu menggunakan pakaian. Jika tidak, olesannya akan menempel ke baju. Sia-sia, bukan?
2. Mandi Setelah Beraktivitas
Keringat yang banyak bermunculan, misalnya setelah beraktivitas berat seperti olahraga atau kepanasan, rupanya dapat menumpuk dan menyumbat folikel rambut.
Hal semacam ini dapat memicu jerawat di punggung menjadi mudah tumbuh. Maka dari itu, jangan lupa untuk mandi atau bersihkan diri, khususnya di bagian punggung.
3. Kenakan Pakaian yang Menyerap Keringat
Jika ingin tubuh tidak banyak berkeringat dan tetap sejuk, kenakan pakaian dengan bahan yang mampu menyerap keringat. Misal, katun.
Hindari pakaian yang terbuat dari bahan sintetis, seperti poliester. Pasalnya, bahan ini tidak mampu menyerap keringat dengan baik.
Selain itu, pastikan selalu mengganti pakaian ketika basah karena keringat. Jika dipakai terlalu lama, baju yang basah terkena keringat dapat memicu timbulnya jerawat di punggung.