Setelah Kompor Listrik, Wacana Bagi-Bagi Rice Cooker Pemerintah Juga Kena Protes Warganet: Ladang Korupsi Baru!

Mamagini

Selasa, 29 November 2022 | 08:19 WIB
Setelah Kompor Listrik, Wacana Bagi-Bagi Rice Cooker Pemerintah Juga Kena Protes Warganet: Ladang Korupsi Baru!
Ilustrasi nasi (Unsplash.com/ Faris Mohammed)

Pemerintah nampaknya gemar membuat gebrakan baru dalam berinovasi. Setelah beberapa waktu lalu menghebohkan publik lantaran wacana bagi-bagi kompor listrik yang menuai banyak protes, kini muncul gagasan bagi-bagi rice cooker atau penanak nasi.

Rencana ini diungkapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) lewat diskusi publik secara virtual pada 25 November 2022. Setidaknya terdapat 680 ribu rice cooker yang siap dibagikan pada Kelompok Penerima Manfaat (KPM) di tahun 2023 mendatang.

Program bantuan penanak nasi ini rencananya akan mengambil data dari Kementerian Sosial (Kemensos) dengan syarat daya listrik di rumah penerima 450 VA dan 900 VA. Bantuan ini juga bisa diterima oleh rumah tangga yang memiliki daya listrik di luar 450 VA dan 900 VA dengan catatan mendapatkan validasi oleh Kepala Desa.

Dalam paparan diskusi, Edy Pratiknyo, Subkoordinator Fasilitasi hubungan Komersial Usaha Ketenagalistrika Kementerian ESDM menjelaskan gagasan program ini muncul lantaran menanak nasi dengan rice cooker dianggap lebih hemat dibanding memakai gas LPG 3 Kg. Lebih lanjut, program ini juga dapat menghemat subsidi gas hingga Rp52,2 Miliar.

Sayangnya, wacana ini rupanya kembali mendapat protes dari masyarakat. Salah satunya dalam unggahan lambe_turah mengenai wacana bagi-bagi rice cooker.

Beberapa warganet bahkan menyinggung mengenai korupsi. Seorang warganet menulis, "Kalo terealisasi juga bakal jadi lahan korupsi baru."

"Apaan sih, nyari celah terus deh buat ambil keuntungan mengatasnamakan untuk masyarakat miskin," kometar salah satu warganet.

"Emm kompor listrik gagal nih, apalagi ya, eh iya reskuker aja, untungnya gede. Oiya bener-bener," tambah warganet lainnya.

Selain itu beberapa warganet menyarankan agar anggaran diberikan kepada korban bencana alam.

baca juga

"Alokasi ke korban bencana aja sana. Korban bencana bukan hanya butuh makanan tapi kembali ke kehidupan semula gimana?" saran seorang warganet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Akan Bagi-bagi Rice Cooker Gratis, Simak Syarat-syaratnya!

Pemerintah Akan Bagi-bagi Rice Cooker Gratis, Simak Syarat-syaratnya!

News | Senin, 28 November 2022 | 16:47 WIB

PWNU DKI Protes Dana Hibah Buat Mereka Jauh Lebih Kecil Ketimbang MUI, DPRD Minta Anggaran Dialokasikan ke DMI

PWNU DKI Protes Dana Hibah Buat Mereka Jauh Lebih Kecil Ketimbang MUI, DPRD Minta Anggaran Dialokasikan ke DMI

Jakarta | Kamis, 24 November 2022 | 16:42 WIB

RKUHP Atur Pidana Penjara 1,5 Tahun buat Penghina Pemerintah, Tuntutan Berlaku jika Pemerintah Mengadu

RKUHP Atur Pidana Penjara 1,5 Tahun buat Penghina Pemerintah, Tuntutan Berlaku jika Pemerintah Mengadu

News | Kamis, 24 November 2022 | 12:41 WIB

Terkini

Ditanya Penerus, Tom Holland Tegas Tunjuk Owen Copper Jadi Spider-Man

Ditanya Penerus, Tom Holland Tegas Tunjuk Owen Copper Jadi Spider-Man

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:27 WIB

Apa yang Tersembunyi di Dalam Daun? Mengenal 3 Senyawa Ajaib Tanaman Obat

Apa yang Tersembunyi di Dalam Daun? Mengenal 3 Senyawa Ajaib Tanaman Obat

Your Say | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:26 WIB

Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Lolos 32 Besar Usai Kalahkan Korea Selatan

Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Lolos 32 Besar Usai Kalahkan Korea Selatan

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:25 WIB

Apakah Sepatu Slip-On Bisa untuk Olahraga? Ini 4 Rekomendasinya yang Cocok

Apakah Sepatu Slip-On Bisa untuk Olahraga? Ini 4 Rekomendasinya yang Cocok

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:20 WIB

Komdigi Bongkar 9.263 Kasus Pembajakan Digital, Situs Ilegal Jadi Ancaman Terbesar Industri Kreatif

Komdigi Bongkar 9.263 Kasus Pembajakan Digital, Situs Ilegal Jadi Ancaman Terbesar Industri Kreatif

Tekno | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:14 WIB

Efek Domino Pertamax: Biaya Pangan Meroket, Keuntungan Agribisnis Amblas Digilas Logistik

Efek Domino Pertamax: Biaya Pangan Meroket, Keuntungan Agribisnis Amblas Digilas Logistik

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:11 WIB

Berapa Lama Pemadaman Listrik PLN yang Normal?

Berapa Lama Pemadaman Listrik PLN yang Normal?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:10 WIB

Piala Dunia 2026: Persiapan Belanda Jelang Lawan Swedia Terganggu Alarm Misterius

Piala Dunia 2026: Persiapan Belanda Jelang Lawan Swedia Terganggu Alarm Misterius

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:09 WIB

Superkomputer: Menghitung Minimal Poin untuk Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Superkomputer: Menghitung Minimal Poin untuk Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:05 WIB

Terbuka dan Akuntabel, Seleksi SDM Koperasi Desa dan Nelayan Merah Putih Dipastikan Sesuai Peraturan

Terbuka dan Akuntabel, Seleksi SDM Koperasi Desa dan Nelayan Merah Putih Dipastikan Sesuai Peraturan

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:03 WIB