Viral di media sosial unggahan mengenai Lurah Pleret, Bantul, Jawa Tengah, yang bisa membantu orang-orang dalam mencari janda kembang di Bantul.
Unggahan yang dikutip dari akun Instagram @insta.nyinyir, dipantau Rabu (14/12/2022), tertulis, "Kamu tertarik cari janda kembang di Bantul? Dalam 3 detik, lurah Pleret bisa membantumu."
Dalam unggahan tersebut juga disebutkan bahwa mau spesifikasi yang bagaimana pun, sang lurah punya datanya. Mulai dari janda yang cerai atau ditinggal mati, hingga bagaimana kondisi ekonominya.
Sontak unggahan ini langsung mendapat respons dari warganet. Tak sedikit warganet yang merasa kalau unggahan ini sekadar candaan dan bukan hal yang serius.
"Pak Lurah nyambi jadi makelar janda?" tanya warganet.
"Dijamin akurat sih datanya kalau langsung dari pak lurah," timpal warganet lain sambil menyematkan emoji tertawa.
"Weeewww, jobdesk baru pak lurah?" tanya warganet yang lain.
"Info kontaknya min, buat bapak gue," kata warganet yang butuh.
Buat kamu yang tertarik, jangan buru-buru datang ke Pleret, ya. Karena ternyata, unggahan ini bukanlah sesuatu yang serius.
Lurah Desa Pleret, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tidak benar-benar menawarkan janda kembang di desanya.
Dikutip dari Kumparan, pak Lurah yang diketahui bernama Taufiq Kamal ini, sebenarnya tengah menceritakan kepada salah seorang peserta studi banding yang datang ke desanya.
Desa Pleret sendiri diketahui tengah getol membangun digitalisasi. Sebagai seorang magister ilmu komputer, sang lurah mengubah semua sistem pemerintahan Kalurahan Pleret jadi serba digital. Tak cuma untuk memudahkan dan mempercepat layanan, tapi juga memberikan akses kepada masyarakat untuk mengawasi kinerja dan pengelolaan anggaran oleh pegawai kelurahan.
Melalui situs pleret.id, masyarakat bisa tahu apa saja jadwal harian lurahnya, siapa saja pegawai kalurahan yang datang terlambat, serta siapa saja pegawai yang sering bolos.
Bahkan, data semua warga terekap di dashboard yang bisa diakses oleh lurah, sehingga hanya dengan sekali klik, Lurat Pleret bisa langsung mencari data warganya.
“Bahkan sampai urusan janda. Ada berapa jumlah janda, siapa saja, janda kembang apa sudah berumur. Janda cerai apa ditinggal mati, kondisi ekonominya bagaimana, hingga pakai WC jenis apa di rumahnya, kita tahu datanya,” kata lurah Pleret Taufiq Kamal.