Kunjungan Anies Baswedan ke Daerah-daerah Dibanjiri Lautan Manusia, Refly Harun: Orang Rindu Perubahan

Mamagini

Rabu, 14 Desember 2022 | 18:46 WIB
Kunjungan Anies Baswedan ke Daerah-daerah Dibanjiri Lautan Manusia, Refly Harun: Orang Rindu Perubahan
Anies Baswedan saat berada di Taman Musafir, Sulawesi Selatan (Instagram)

Kunjungan eks Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke sejumlah wilayah di Indonesia mendapat antusiasme yang tinggi dari masyarakat. Bahkan kehadiran Anies seperti di Sulawesi Selatan dibanjiri lautan manusia.

Menanggapi hal tersebut, Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun menilai karena orang menginginkan adanya perubahan.

"Begitu mudahnya Anies Baswedan mengumpulkan massa, magnetnya begitu besar. Kenapa bisa begini sederhana sesungguhnya? Orang rindu untuk adanya perubahan," ujar Refly melalui kanal Youtube miliknya yang dikutip Suara.com, Rabu (14/12/2022).

Refly menyebut antusiasme masyarakat terhadap Anies tergantung persepsi atas pemerintahan Presiden Jokowi. Ia menuturkan jika persepsi kepada pemerintahan Jokowi buruk, maka antusiasme terhadap kegiatan Anies akan tinggi.

"Jadi kalau misalnya persepsi atas pemerintahan Presiden Jokowi dianggap buruk, maka partisipasi terhadap kegiatan Anies akan jauh lebih dahsyat. Jadi ," papar dia.

Menurut Refly hal tersebut alamiah dalam politik. Kata Refly, seandainya Anies diterima masyarakat tanpa mobilisasi maka itu sinyal sesungguhnya masyarakat menghendaki adanya perubahan. 

"Sebaliknya kata dia, jika kunjungan Ganjar Pranowo diterima masyarakat tanpa mobilisasi, hal tersebut sebagai tanda masyarkat menginginkan kepemimpinan Jokowi dilanjutkan.

"Kalau kemana- mana Ganjar Pranowo diterima tanpa mobilisasi juga, maka itu adalah sinyal bahwa masyarakat menginginkan kepemimpinan Presiden Jokowi diteruskan. As a simple as that. Jadi kalau ada mobilisasi tidak genuine," ungkap Refly.

"Bagaimana dengan Prabowo, Prabowo in between posisinya, jadi kalau orang kemana-mana Prabowo disambut massa yang antusias, maka mereka ini orang yang in between juga di satu sisi menginginkan kepemimpinan di satu sisi menginginkan perubahan," sambungnya.

baca juga

Lebih lanjut Refly menyebut secara psikologis yang paling mudah mengumpulkan massa adalah Anies Baswedan. Karena kata Refly, umumnya orang dalam posisi yang oposisional, maka dukungan ke oposisi itu akan jauh lebih dahsyat. 

"Karena tidak mungkin dia digerakkan dengan mobilisasi, karena mobiliasi hanya mungkin dilakukan oleh kekuasaan dan mereka yang miliki resources. Anies mungkin saja bisa saja didukung para cukong di belakang para cukong di luar kekausan, tetapi mungkin bagi anies not necessary untuk melakukan mobilisasi karena tanpa mobiliasi partisipasi begitu membludak," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengangkatan Deddy Corbuzier Jadi Letkol Tituler Tuai Kontroversi, Bermasalah Secara Hukum?

Pengangkatan Deddy Corbuzier Jadi Letkol Tituler Tuai Kontroversi, Bermasalah Secara Hukum?

Lifestyle | Rabu, 14 Desember 2022 | 17:29 WIB

Apa Itu Letkol Tituler yang Dianugerahi Menhan Prabowo ke Deddy Corbuzier?

Apa Itu Letkol Tituler yang Dianugerahi Menhan Prabowo ke Deddy Corbuzier?

Your Say | Rabu, 14 Desember 2022 | 17:14 WIB

Kawan Jadi Lawan, Prabowo Subianto Siap Mental Ditikung Anies Baswedan?

Kawan Jadi Lawan, Prabowo Subianto Siap Mental Ditikung Anies Baswedan?

News | Rabu, 14 Desember 2022 | 16:46 WIB

Terkini

Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan

Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:46 WIB

Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya

Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:29 WIB

Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul

Sambut HJB ke-544, Jurnalis Se-Bogor Raya Siap Adu Taktik di Lapangan Hijau Sentul

Bogor | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:23 WIB

Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo

Bawa Pesan Khusus dari Prabowo untuk Jokowi? Ini Fakta Pertemuan Didit Hediprasetyo di Solo

Bogor | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:15 WIB

Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air

Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 23:05 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat

Niat Cari Untung Malah Buntung: Air Ciujung Tercemar, Modal Obat Padi Bengkak Dua Kali Lipat

Banten | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:48 WIB

Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo

Tolak Militerisasi Sipil hingga Kenaikan BBM, Mahasiswa Kepung DPRD Jatim Kritik Kebijakan Prabowo

Jatim | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:42 WIB

Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen

Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen

Jogja | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:41 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB