'Semoga Bukan Pembodohan' Mahfud MD Ngaku Sebut Tragedi Kanjuruhan Bukan Pelanggaran HAM Berat

Mamagini Suara.Com
Rabu, 28 Desember 2022 | 18:37 WIB
'Semoga Bukan Pembodohan' Mahfud MD Ngaku Sebut Tragedi Kanjuruhan Bukan Pelanggaran HAM Berat
Menko Polhukam Mahfud MD (Humas Kemenkopolhukam)

Mahfud MD mengaku bahwa dirinya mengatakan Tragedi Kanjuruhan bukan merupakan pelanggaran HAM berat di depan PBNU dan para ulama di Surabaya.

"Betulkah sy bilang kasus Tragedi Kanjuruhan bkn pelanggaran HAM Berat? Betul, sy katakan itu Selasa kemarin di depan PBNU dan para ulama di Surabaya." kata Mahfud dikutip dari unggahan twitternya pada Rabu (28/12/2022).

Namun begitu, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan itu menegaskan bahwa Tragedi Kanjuruhan tidak dianggap pelanggaran HAM berat merupakan hasil penyelidikan Komnas HAM, bukan kesimpulan pribadi darinya.

"Itu adl hasil penyelidikan Komnas HAM. Mnrt hukum yg bs menetapkan adanya pelanggaran HAM Berat atau tidak itu hanya Komnas HAM." ujarnya menjelaskan.

Menurutnya, banyak masyarakat yang hingga saat ini masih kesulitan membedakan antara pelanggaran HAM berat dan tindak pidana atau kejahatan berat.

"Pembunuhan atas ratusan orang scr sadis oleh penjarah itu bkn pelanggaran HAM Berat tp kejahatan berat. Tp satu tindak pidana yg hny menewaskan beberapa orng bs menjadi pelanggaran HAM Berat." bebernya.

"Selama jd menko polhukam, jika ada tindak pidana yg besar sy sll persilahkan Komnas HAM menyelidiki dan mengumumkan sendiri, apa ada pelanggaran HAM Beratnya atau tdk. Msl, kasus Wadas, Kasus Yeremia, Tragedi Kanjuruhan, dll. Kalau Pemerintah yg mengumumkan bs dibilang rekayasa." lanjutnya.

Penjelasan Mahfud MD mengenai statemennya yang mengatakan bahwa Tragedi Kanjuruhan bukan plenggaran HAM berat pun menuai berbagai tanggapan dari warganet.

"Terimakasih prof @mohmahfudmd atas penjelasamnya, semoga bukan upaya pembodohan bagi rakyat. Terus sebagai menkopolhukam apa yg anda perbukitan untuk menyelesaikan masalah ini? Atau hanya koar-koar bisa koar-koar saja?" ujar akun @jag*** menanggapi.

Baca Juga: Harta dan Sumber Kekayaan 3 Eks Petinggi ACT, Tega Tilap Dana Korban Lion Air!

"Betul, seperti apa yang sampiyan katakan; "malaikatpun bila masuk kedalam system ini, bisa menjadi iblis". Coba bila yang menjadi korbannya, istri dan anak sampiyan, mati terinjak-injak orang lain, karena kepanikan akibat polisi menembakan gas air mata." ujar @ali***

"Ijin bertanya pak. Kalau ada keluarga presiden yang jadi korban. Apakah masih dianggap pelanggaran HAM biasa?" ujar @soe***

Sebagai pengingat, Tragedi Kanjuruhan terjadi pada Sabtu (1/10/2022) di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. 

Petugas keamanan gabungan dari kepolisian saat itu menembakkan gas air mata ke sejumlah bagian stadion.

Para supporter pun panik hingga berdesakan berusaha keluar stadion. Kejadian tersebut menewaskan sedikitnya 135 orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI