Aksi Aldila Jelita yang membuka penggalangan dana untuk biaya perawatan rumah sakit Indra Bekti menuai kontra dari warganet. Bertepatan dengan itu, kisah perjuangan Denada untuk membiayai anaknya berobat kembali viral.
Seperti yang dikabarkan, anak Denada, Aisha Aurum, mengidap Leukimia dan sempat harus berobat di Singapura. Untuk membiayai pengobatan, penyanyi berusia 44 tahun itu rela menjual berbagai asetnya.
Dalam video yang diunggah ulang akun Instagram @rumpi_gosip, ia menceritakan pada Maia Estianty bahwa pengobatan di Singapura bisa dua hingga tiga kali lipat lebih mahal dari Indonesia.
Ya terpaksa harus menjual semua yang ada, seperti kedua rumahnya dan mobil miliknya. Tak cuma rumah dan mobil, tas dan perhiasan tak luput untuk dijual.
"Apapun yang bisa aku jual, tas branded kah, perhiasan kah, apapun yang kebetulan posisinya ada di indonesia," ujar Denada, dikutip Senin (2/1/23).
Alih-alih mengeluh karena mahalnya biaya pengobatan, Denada justru bersyukur.
"Dalam hatiku alhamdulillah aku masih ada barang-barang itu kalau ga ada barang-barang itu yang dijual, aku udah ga tau lagi deh gimana caranya bisa survive selama dua tahun ini, gitu," sambungnya.
Namun ia tak menampik menjual aset untuk pengobatan anaknya yang kala itu bertepatan dengan masa pandemi Covid-19 tidaklah mudah.
"Walaupun ya megap-megap juga, karena biar gimanapun, menjual apapun di masa pandemi itu kan susah banget," tambah Denada.
Baca Juga: Catat Tanggalnya, GOT the beat Bagikan Jadwal Teaser Mini Album Stamp On It
Sontak saja cuplikan video tersebut mendapat atensi warganet. Sejumlah warganet bahkan menyarankan istri Indra Bekti untuk belajar dari Denada.
"Dhila musti liat ini perjuangan ibu ke anak nya bener² sampe bawah bawah tanpa minta penggalangan dana," komentar salah satu warganet.
"Denada sampai jual rumah nya karena dia GK mau ngerepotin orang lain,kerja bulak balik Jakarta Singapore demi kesembuhan putrinya," tambah yang lain.
"Nah ini baru betul y menurutku... Gak tiba2 penggalangan Dana..," sahut yang lainnya.
"Ya memang bgtu, jual2in yg kita pny. Sudah habis bisa mnt bantuan saudara trdekat. Baru bantuan keluar, jgn baru mulai lgsg donasi," komentar yang lain.