Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo mengaku sakit hati ketika anaknya menjadi sasaran bully dari warganet.
Menurut kader partai PDIP itu, ketika anaknya menjadi korban bully itu sangat menyakitkan baginya.
"Sebenarnya ya, yang bikin pedih ketika membully anak saya," kata Ganjar Pranowo, dalam vidio yang diunggah akun instagram @lambegosiip, dikutip Minggu (29/1/2023).
Kepada orang yang membully, Ganjar meminta agar datang baik-baik kepadanya.
Ia mengaku ingin sekali mendengar alasan, mengapa anaknya dibully.
"Datenglah baik-baik, kalo toh saya tidak akan mukul anda, sudahlah ikat tangan saya," kata Ganjar.
"Tapi saya ingin tahu wajah anda. Saya ingin denger suara anda. Saya ingin dengarkan detak jantung hati anda. Bahwa anda itu membully anak saya itu kenapa?," lanjutnya.
Ganjar mengaku tidak ikhlas bila anaknya dibully.
Bahkan ia bisa terima jika dirinya dianggap gagal, bahkan dituding pencitraan. Namun tidak, jika anaknya dibully.
Baca Juga: Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 14 Pedagang Jalan Perwakilan ke Pasar Klithikan
"Saya sungguh-sungguh tidak ikhlas. Itu sakit. Kalo bilang Ganjar gagal, oke. Ganjar pencitraan, nggak apa-apa saya dibilang gitu," katanya.
Pernyataan Ganjar itupun mendapat dukungan dari warganet.
"Setuju bapak...saya seorang ibu tau bagaimana rasanya anak dibully.sakit sekali," komentar warganet.
"Sy setuju bgt pak org tua manapun pst sakit kalau ank ny d bully apapun motif nya," kata warganet lainnya.