Komika Pandji Pragiwaksono lagi-lagi banjir kritik pedas dari warganet. Pasalnya, ia membuat cuitan Twitter yang nirempati pada almarhum Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.
Hal itu bermula saat Pandji ikut sebuah berita bertajuk "Putri Candrawathi Divonis 20 Tahun Penjara, Ibu Yosua: Kami Puas!" pada Selasa (14/2/2023).
Meski tujuan dari cuitannya bernada bercanda, namun warganet menganggap apa yang dilakukannya tidak etis serta tidak memiliki empati.
"Kira-kira Putri dan Yosua di kamar berdua ngapain? Wrong Answers Only," demikian cuit Pandji Pragiwaksono.
Alih-alih mendulang tawa, sontak saja cuitan komika yang kini berkarir di Amerika Serikat itu dibanjiri kritik pedas warganet.
Terpantau hingga Kamis (16/2/2023), cuitan tersebut sudah mendapat lebih dari dua ribuan komentar serta retweet.
Banyak yang berpendapat bahwa pria berusia 43 tahun itu tidak seharusnya berperilaku demikian, mengingat Brigadir J sudah meninggal dunia dan almarhum sempat difitnah melakukan pelecehan ke Putri Candrawathi.
"Mas Panji mestinya paham yang namanya empati, bukan?" komentar salah satu warganet.
"Gua yakin lu gaakan ngetweet begini kalo kasus ini terjadi sama keluarga lu, minimal mikir," komentar yang lain.
Baca Juga: Mentan Pastikan Program Food Estate di Kalimantan Tengah Berjalan Baik
"Selain lu gak ada lucu2 nya, jahat juga ternyata, org yg sudah meninggal lu jadiin bahan lelucon!!" cibir yang lain.
Seperti diketahui, Putri Candrawathi baru saja divonis hukuman 20 tahun penjara karena dinilai turut andil dalam pembunuhan berencana Brigadir J. Hal itu membuat ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak, merasa puas.