Viral Ustaz Dwi Condro Sebut Hukum COD Haram dalam Islam, Begini Penjelasannya

Mamagini | Suara.com

Minggu, 19 Februari 2023 | 20:47 WIB
Viral Ustaz Dwi Condro Sebut Hukum COD Haram dalam Islam, Begini Penjelasannya
Ilustrasi COD. (Google Images)

Sebuah video yang menampilkan penjelasan tentang hukum Cash On Delivery (COD) dalam Islam viral di media sosial.

Dalam video tersebut, Ustaz Dwi Condro Triono menjawab pertanyaan netizen terkait hukum melakukan transaksi COD.

Pada awalnya, Ustaz Dwi Condro menjelaskan terkait transaksi COD di mana akad jual belinya dilakukan secara online.

"COD melalui marketplace, itu berarti akadnya melalui online, kemudian barang dikirim itu memerlukan waktu, setelah barang diterima baru membayar cash kepada kurirnya" ungkap sang Ustaz seperti dikutip dari unggahan akun instagram @nyinyir_update_official, Minggu (19/2/2023).

Lebih lanjut, Ustaz Dwi Condro secara tegas mengatakan bahwa hukum COD dalam Islam adalah haram.

"Nah itu hukumnya haram karena dilarang Nabi" jelas Ustaz Dwi Condro.

"Rasul melarang jual beli hutang bertemu dengan hutang atau tunda ketemu tunda, itu hukumnya haram." lanjutnya lagi.

Penjelasan Ustaz Dwi Condro terkait hukum COD dalam Islam pun mendapatkan berbagai tanggapan hingga memunculkan pro-kontra dari warganet.

"COD lebih ke mempermudah customer yg tdk memiliki Mobile banking, jauh ke ATM, dan kendala lainnya. HARAM itu jika barang sudah datang trus customer TOLAK/Refund dan Mengancam Kurir dengan golok itulah d sebut HARAM" ujar seorang netizen.

"Cod sbnr nya di buat untuk mempermudah org melakukan transaksi kalo gada rekening atau mau bayar di tmpt… tapi kalo di bilang cod itu haram yaudah jangan pake cod kan masih banyak cara transaksi pembayaran lain" kata netizen lainnya.

"Gak usah jauh² ke hukum Islam, bikin gaduh dg kurir aja udah haram, apalagi pertikaian sampe hilang nyawa. Udah bagus dihapus aja itu COD" papar warganet.

"Lepas dr penjelasan diatas, COD bagi saya hanya pro ke buyer, bukan seller.. seller tdk mempunyai jaminan buyer akan membayar, akann menerima, sedangkan seller sdh modal paking dan uang jg tertunda. Itu tdk fer. Harusnya dbuat semacam rating buyer, dimana ada bintang 1 atau bintang 5 jg kepada buyer, jd jika ada buyer yg jelek ratingnya kita menolak dia untuk cod. Atau semacam deposit misalnya.. uang dipotong dr dana buyer kalo barang sdh sampai.. atau entah gimana caranya... biar buyer ga seenaknya. Bayangin sajja anak saya smpt jualan sistem cod, dr 80 kiriman 20 kiriman balik dgn banyak alasan. Menyebalkan." kata warganet lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan, Pria India Ini Laporkan Kekasihnya Asal Sulawesi ke Polisi

Cinta Bertepuk Sebelah Tangan, Pria India Ini Laporkan Kekasihnya Asal Sulawesi ke Polisi

Your Say | Minggu, 19 Februari 2023 | 18:35 WIB

Profil Jerome Polin, Punya Bisnis Miliaran Hingga Viral Dibahas Warganet

Profil Jerome Polin, Punya Bisnis Miliaran Hingga Viral Dibahas Warganet

Bisnis | Minggu, 19 Februari 2023 | 16:10 WIB

Terapis yang Jepit Kepala Anak Autisme Pakai Paha Jadi Tersangka, Polisi: Metodenya Benar, Tapi Dia Lalai

Terapis yang Jepit Kepala Anak Autisme Pakai Paha Jadi Tersangka, Polisi: Metodenya Benar, Tapi Dia Lalai

Jakarta | Minggu, 19 Februari 2023 | 05:00 WIB

Profil Ustaz Hanan Attaki yang Acara Pengajiannya Dibubarkan di Pemekasan

Profil Ustaz Hanan Attaki yang Acara Pengajiannya Dibubarkan di Pemekasan

News | Sabtu, 18 Februari 2023 | 20:09 WIB

Geber-geber Motor di Depan Cewek, Cowok Ini Malah Nyemplung ke Sawah

Geber-geber Motor di Depan Cewek, Cowok Ini Malah Nyemplung ke Sawah

Malang | Sabtu, 18 Februari 2023 | 10:14 WIB

Terkini

Perkuat Kolaborasi, Holding UMi BRI Tegaskan Dukungan Nyata untuk Ekonomi Rakyat

Perkuat Kolaborasi, Holding UMi BRI Tegaskan Dukungan Nyata untuk Ekonomi Rakyat

Sumut | Senin, 13 April 2026 | 18:16 WIB

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

News | Senin, 13 April 2026 | 18:15 WIB

Sinergi Holding Ultra Mikro BRI Kian Kuat, Dorong Ekonomi Kerakyatan Berkelanjutan

Sinergi Holding Ultra Mikro BRI Kian Kuat, Dorong Ekonomi Kerakyatan Berkelanjutan

Sumsel | Senin, 13 April 2026 | 18:13 WIB

Terseret Dugaan Kasus Pemerasan, Ajudan Abdul Wahid Ditahan KPK

Terseret Dugaan Kasus Pemerasan, Ajudan Abdul Wahid Ditahan KPK

Riau | Senin, 13 April 2026 | 18:12 WIB

4 Rekomendasi HP Paket Lengkap Kelas Entry dan Mid-Level, Harga Mulai Rp1 Jutaan

4 Rekomendasi HP Paket Lengkap Kelas Entry dan Mid-Level, Harga Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Senin, 13 April 2026 | 18:11 WIB

Suzuki GSX-8R Anniversary Edition Resmi Meluncur Pakai Corak Ikonik Hayabusa

Suzuki GSX-8R Anniversary Edition Resmi Meluncur Pakai Corak Ikonik Hayabusa

Otomotif | Senin, 13 April 2026 | 18:10 WIB

Nikmati Serunya Jogja 10K, Borong Diskon Tiket dan Hadiah Menarik Pakai BRImo!

Nikmati Serunya Jogja 10K, Borong Diskon Tiket dan Hadiah Menarik Pakai BRImo!

Bri | Senin, 13 April 2026 | 18:09 WIB

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

News | Senin, 13 April 2026 | 18:09 WIB

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

News | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB