Ressa Herlambang akhirnya buka suara atas kasus dugaan penipuan yang dituduhkan padanya. Ressa Herlambang pun bertemu dengan sang pelapor, Cleopatra.
Lewat mediasi yang dilakukan Polres Jakarta Utara, keduanya sepakat untuk berdamai setelah Ressa Herlambang berjanji akan mengembalikan uang kerugian Cleopatra.
Pelantun "Haruskah" itu menyadari kesalahannya, mengaku khilaf membawa kabur uang dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya di masa mendatang.
"Buat saya, tidak ada makhluk yang sempurna pasti ada khilaf dan lain-lain," ungkap Ressa Herlambang.
"Buat saya ini jadi satu pembelajaran. Ke depannya mudah-mudahan semua bisa lebih baik lagi," imbuh mantan Nia Ramadhani tersebut.
Cleopatra selaku pelapor pun menyambut itikad baik Ressa Herlambang dan bersedia mencabut laporan polisi.
Karena perdamaian dan proses pencabutan laporan sudah dilakukan, kuasa hukum Ressa Herlambang pun berharap tidak ada pihak lain yang coba memprovokasi atau menggoreng kasus ini.
Sebagai informasi, Cleopatra melaporkan Ressa Herlambang ke polisi pada 11 Mei 2022 atas dugaan penipuan.
Laporan itu dibuat karena sang musisi tidak menjalankan tugasnya membuat lagu sesuai kesepakatan untuk Cleopatra. Padahal, Cleopatra sudah menyepakati kontrak kerja sama dan membayar pembuatan lagu senilai Rp50 juta.
Baca Juga: Fuji Kepanasan Gegara Masih Dijodohkan dengan El Rumi, Takut Dihujat Hingga Tak Selevel
Ressa Herlambang disebut dua kali mangkir saat diminta menghadiri pemeriksaan atas laporan Cleopatra. Ia sampai terancam akan dijemput paksa pihak berwajib.
Pada 21 Februari 2023, akhirnya Ressa Herlambang datang memenuhi panggilan penyidik Polres Metro Jakarta Utara.
Lebih lanjut, Ressa Herlambang berjanji mengganti kerugian uang kontrak kerja sama pembuatan lagu serta biaya pembelian satu unit iPhone sebesar Rp 19 juta