Shane Lukas, salah satu tersangka kasus penganiayaan terhadap Cristalino David Ozora, menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga David melalui sepucuk surat.
Surat dengan tulisan tangan dan bertanggal 14 Maret 2023 itu pun diunggah oleh salah satu kerabat ayah David, Alto Banditos Luger, dan di-retweet oleh Jonathan Latumahina, sang ayah, di akun Twitter-nya @seeksixsuck.
Di dalam surat tersebut, Shane menyampaikan permintaan maaf kepada David karena telah terlibat dalam perkara penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy.
Tak hanya itu, di dalam surat tersebut Shane juga berjanji akan membantu pihak keluarga David untuk mengusut tuntas perkara tersebut.
Dalam unggahannya di akun Twitter @AltoLuger, kerabat ayah David itu pun memberikan tanggapannya.
"Dear manusia-manusia biadab - David yang kamu aniaya masih berjuang untuk kembali hidup! Mengenali dirinya sendiri saja dia tidak mampu, mengenali orang tuanya saja dia tidak mampu, apalagi membaca PERMINTAANMU untuk MENDOAKANMU agar kamu bisa MEMECAHKAN PERKARA penganiayaan biadabmu atas David!
Mintalah doa yang kamu butuhkan ke keluargamu, dan mintalah maaf ke tuhanmu!" tulis Alto Banditos Luger.
Tak hanya keluarga David yang merasa marah, dalam kolom komentar, tak sedikit warganet yang ikut marah membaca surat dari Shane tersebut. Mereka menyebut isi surat tersebut minim empati.
"Masih punya nyali minta maaf, panggil-panggil adek pula, emang amnesia kejadian kemarin kaya gimana," tulis warganet.
"Wah, agak telat ya. Kok butuh 3 minggu untuk minta maaf? Menjelang sidang ya?" balas warganet yang lain.
Baca Juga: Potret Gibran Kenakan Jaket Piala Dunia U-20, Dukung dan Semangati Erick Thohir