Beredar kabar yang menarasikan bahwa aparat telah berhasil menjemput paksa Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan.
Kabar tersebut disebarkan oleh akun Youtube dengan 196 ribu pengikut bernama RODA POLITIK melalui sebuah video yang diunggah pada 3 April 2023.
"ALHAMDULILLAH !! AKHIRNYA APARAT BERHASIL JEMPUT PAKSA ARTERIA DAHLAN KARENA TERBUKTI MELAKUKAN INI" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Minggu (2/4/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan thumbnail berupa foto yang diduga telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"TAK MAIN2 DENGAN ANCAMAN NYA
MAHFUD MD LANGSUNG SERET ARTERIA DAHLAN KE PENJARA"
Namun begitu, apakah benar aparat menjemput paksa Arteria Dahlan?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, tidak ditemukan adanya keselarasan antara narasi dalam judul dan thumbnail dengan isi video.
Video tersebut sama sekali tidak menampilkan atau menunjukkan bukti bahwa aparat menjemput paksa Arteria Dahlan atau Mahfud MD menyeret Arteria Dahlan ke Penjara.
Baca Juga: Korupsi Tukin ESDM, KPK Cekal 10 ASN Kementerian ESDM
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada berita kredibel yang menyatakan aparat menjemput paksa Arteria Dahlan atau Mahfud MD menyeret Arteria Dahlan ke Penjara.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan aparat menjemput paksa Arteria Dahlan atau Mahfud MD menyeret Arteria Dahlan ke Penjara merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].