Beredar kabar yang menarasikan bahwa partai Demokrat secara resmi telah keluar dari Koalisi Perubahan hingga membuat nasib Anies Baswedan diujung tanduk.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 206 ribu pengikut bernama SEPUTAR INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 29 Mei 2023.
"DEMOKRAT RESMI NYATAKAN KELUARNASDEM PANIK.. NASIB ANIES DIUJUNG TANDUK..." begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Selasa (30/5/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar thumbnail berupa foto yang telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"DEMOKRAT RESMI KELUAR KOALISI
SURYA PALOH PANIK NASIB ANIES DIUJUNG TANDUK"
Namun begitu, apakah benar partai Demokrat resmi keluar dari Koalisi Perubahan?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait partai Demokrat yang secara resmi telah keluar dari Koalisi Perubahan.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa partai Demokrat resmi telah keluar dari Koalisi Perubahan.
Baca Juga: Inara Rusli Tuntut Nafkah Mut'ah dan Iddah Rp 12 Milliar ke Virgoun Tuai Pro Kontra: Kok Matre Ya
Faktanya, berdasarkan penelusuran, tidak ada berita kredibel yang menyatakan partai Demokrat telah keluar dari Koalisi Perubahan.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan partai Demokrat secara resmi telah keluar dari Koalisi Perubahan hingga membuat nasib Anies Baswedan diujung tanduk merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].