Beredar kabar yang menarasikan bahwa Ketua Umum NasDem Surya Paloh tak terima Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bergabung dengan PDIP.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 206 ribu pengikut bernama SEPUTAR INDONESIA melalui sebuah video yang diunggah pada 17 Juni 2023.
"SURYA PALOH BERONTAK TAK TERIMABERGABUNGNYA AHY KE PDIP BIKIN NASDEM MARAH BESAR" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Minggu (18/6/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar yang diduga telah direkayasa sebagai thumbnail dengan narasi berikut:
"SURYA PALOH BERONTAK TAK TERIMA
BERGABUNGNYA AHY KE PDIP BIKIN NASDEM MERADANG"
Namun begitu, apakah benar Surya Paloh tak terima AHY bergabung dengan PDIP?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Surya Paloh yang tak terima AHY bergabung dengan PDIP.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa AHY telah bergabung dengan PDIP.
Baca Juga: 3 Hal yang Perlu Diperbaiki Timnas Indonesia Jelang Jajal Kekuatan Argentina
Faktanya, berdasarkan penelusuran, hingga saat ini tidak ada bukti atau pun berita kredibel yang menyatakan AHY bergabung dengan PDIP hingga membuat Surya Paloh tak terima.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'Surya Paloh tak terima AHY bergabung dengan PDIP' merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].