Beredar kabar yang menarasikan bahwa penyanyi Dewi Perssik (Depe) mendapatkan sanksi karena telah menghina Putri Ariani.
Kabar itu disebarkan oleh akun Youtube dengan 207 ribu pengikut bernama Sosial Update melalui sebuah video yang diunggah pada 24 Juni 2023.
"KENA KARMA - Depe Menangis Kena Sanksi Berat Di Pertelevisian, Usai Hin4 Putri Mirip Penyanyi Sirkus" begitu judul dalam unggahan tersebut seperti dikutip Mamagini, Senin (26/6/2023).
Selain itu, unggahan tersebut juga menyertakan gambar thumbnail yang telah direkayasa dengan narasi sebagai berikut:
"DEPE MENANGIS MENYESAL
KENA BATUNYA
BERANI HIN4 PUTRI ARIANI HANYA PENYANYI SIRKUS
PENYANYI SENIOR INI DI BUAT NANGIS KENA SANKSI BERAT"
Namun begitu, apakah benar Dewi Perssik mendapat sanksi karena telah menghina Putri Ariani?
Penjelasan
Setelah melihat unggahan tersebut secara utuh, video itu sama sekali tidak menampilkan tayangan terkait Dewi Perssik yang mendapatkan sanksi karena telah menghina Putri Ariani.
Video tersebut juga sama sekali tidak menunjukkan bukti bahwa Dewi Perssik menghina Putri Ariani.
Baca Juga: Deretan Pemain Italia yang Pernah Memperkuat Newcastle United, Terbaru Sandro Tonali
Faktanya, berdasarkan penelusuran, justru Dewi Perssik yang mendapatkan bully-an disebut seperti penyanyi sirkus oleh Netizen.
Sementara Dewi Perssik sendiri justru mengajak untuk mendukung Putri Ariani.
Kesimpulan
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyatakan 'KENA KARMA - Depe Menangis Kena Sanksi Berat Di Pertelevisian, Usai Hin4 Putri Mirip Penyanyi Sirkus' merupakan klaim yang salah.
Unggahan tersebut merupakan unggahan yang mengandung informasi tidak benar dan narasi menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].