Pegiat media sosial, Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa menyinggung keluarnya Partai Demokrat dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) usai bergabungnya PKB ke Koalisi Anies Baswedan dan penunjukan Muhaimin Iskandar menjadi bacawapres Anies Baswedan.
"Partai yang mengusung ada 3. Tiga-tiganya sama dong, boleh dong sama-sama menuntut jadi Cawapres. 'Partai saya ikut dukung. Tapi Ketum saya harus jadi Cawapres. Pokoknya jadi Cawapres! Kalo ngga diangkat saya Out!' Lalu masak Anies jadi punya 3 Cawapres?"," tulis Dokter Tifa yang dikutip Mamagini.Suara.com dari akun Twitternya @DokterTifa, Senin (4/9/2023).
Dokter Tifa menilai dunia politik memang kejam. Kendati demikian kata Dokter Tifa semua pihak harus bersikap dewasa dan tetap berjuang untuk menegakkan kebaikan.
"Politik memang sadis.Tetapi tetap harus mampu. Bersikap dewasa. Mendukung karena ingin sama-sama berjuang menegakkan kebaikan. Bukan karena ingin jabatan secara instan," tutur Dokter Tifa.
Karena itu ia menyarankan agar Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk maju di kursi Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2024 mendatang.
Hal tersebut kata Dokter Tifa sebagai pemanasan dan pembuktian untuk AHY layak maju di Pilpres 2029 mendatang.
"Mas AHY, ada kursi DKI 1 yang layak diperjuangkan. Untuk pemanasan dan pembuktian layak di 2029-kan," ungkap Dokter Tifa. Ayuk, jangan kelamaan mellow nya. Lanjutkan perjuangan," katanya.