Sebuah akun YouTube bernama LIGANYA DAGELAN membuat unggahan dengan narasi hoaks yang menyatakan bahwa Hokky Caraka dilarang bermain di Timnas Indonesia U-23 selama ajang kualifikasi Piala Asia 2023.
Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa Hokky Caraka telah melecehkan suporter Timnas Indonesia.
Unggahan dengan muatan narasi tidak benar itu diunggah oleh akun tersebut pada Senin (11/9/23).
Unggahan tersebut menggunakan judul hoaks berupa narasi "HINA SUPPORTER GARUDA!! Hokky Caraka Akhirnya Diberhentikan Dari Timnas Piala Asia, Shin Ganti Irfan"
Selain judul bermuatan narasi yang tidak benar, unggahan tersebut juga menggunakan thumbnail berupa gambar telah direkayasa dengan narasi hoaks sebagai berikut: "SURAT PEMBERHENTIAN HOKKY CARAKA
LARANGAN BERMAIN DI TIMNAS PIALA ASIA U23
LECEHKAN SUPPORTER TIMNASNYA SENDIRI
HOKKY CARAKA DIBERHENTIKAN DARI PIALA ASIA U23"
Berdasarkan penelusuran, tidak ditemukan berita kredibel yang menyatakan bahwa Hokky Caraka dilarang membela timnas Indonesia U-23 selama ajang kualifikasi Piala Asia U-23 2023.
Faktanya, hingga saat ini pada Senin (11/9/23), tidak ada surat resmi dari PSSI atau pihak terkait tentang pemberhentian Hokky Caraka.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa narasi yang menyatakan 'SURAT PEMBERHENTIAN HOKKY CARAKA
LARANGAN BERMAIN DI TIMNAS PIALA ASIA U23
LECEHKAN SUPPORTER TIMNASNYA SENDIRI
HOKKY CARAKA DIBERHENTIKAN DARI PIALA ASIA U23' merupakan narasi yang salah.
Baca Juga: Sidang Tuntutan Achiruddin Hasibuan di Kasus Penganiayaan Ditunda, Jaksa Minta Digelar Online
Unggahan tersebut memuat informasi Hoaks dan tidak benar.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Mamagini.Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].