Artis Dinar Candy disebut-sebut termasuk dalam salah satu dari 26 daftar artis yang mempromosikan situs judi online. Terkait hal tersebut, Dinar Candy mengakui dirinya pernah diperiksa Polda Metro Jaya pada 2017 silam. Namun kata dia permasalahan tersebut sudah ia selesaikan.
"Aku 2017 udah dipanggil sama Polda Metro Jaya dan udah selesai," ujar Dinar Candy yang dikutip Mamagini.Suara.com dari Youtube Suara.com, Kamis (14/9/2023).
Sehingga terkait kasus dugaan promosi situs judi online yang kini tengah diselidiki polisi, Dinar Candy mengaku sudah tak memiliki kaitan. Kata Dinar Candy, dirinya sudah menjalani BAP (Berita acara pemeriksaan) sebanyak dua kali.
"Ngga, nggak ada sangkut pautnya (yang sekarang). Aku udah di BAP 2 kali," papar Dinar Candy.
Selain itu, Dinar Candy mengungkapkan selama di-BAP bersama 50 influencer lainnya, dirinya juga diberikan peringatan untuk tidak mempromosikan kembali situs judi online.
Bahkan uang bayaran promosi atau endorse tersebut juga ikut dibekukan selama dua bulan oleh penyidik.
"Kalau di BAP dikasih peringatan. Jadi Uang dibekukan selama 2 bulan buat diperiksa semua," kata Dinar Candy.
Lebih lanjut, Dinar Candy membeberkan cara para bandar merekrut para artis hingga influencer untuk mempromosikan judi onlne yakni dengan berdalih produk yang ditawarkan adalah permainan online.
"Banyak kayak kemarin aku boxing aja banyak yang nawarin dari kayak game online. Kita kan cek website-nya itu judi. Jadi buat selebgram baru hati-hati aja kadang ngejebak juga, mereka bilangnya game online," tutur Dinar Candy.
Baca Juga: Jelang Laga Madura United vs Persebaya, Bonek Sepakat Tak Hadir di Bangkalan
Selain itu kata Dinar Candy, tawaran biaya promosi atau endorse yang menggiurkan. Ia pun menyebut tawaran untuk mempromosikan judi online yang berdalih permainan online yakni mencapai 3 digit atau ratusan juta rupiah hanya untuk Instagram Stories 15 detik.
"Setahu aku 3 digit semua, itu buat story doank, kayak 15 detik," ungkap Dinar Candy.