Bintang Emon nampak kesal saat mengetahui pihak prewedding yang menggunakan flare hingga menyebabkan kebakaran hebat di sekitar wilayah Gunung Bromo, kini justru menyalahkan dan akan menuntut petugas Taman Nasional.
Sebelumnya, Kuasa Hukum Pasangan Prewedding dan 4 kru wedding organizer (WO), Mustaji menilai bahwa petugas Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) turut bersalah atas peristiwa kebakaran yang terjadi di wilayah tersebut.
Menurut Mustaji, kebakaran tersebut bukan hanya disebabkan kegiatan prewedding yang menggunakan flare.
"Yaitu adanya kelemahan dari petugas TNBTS sendiri. Di mana aturannya dalam pengelolaan wisata ini harus ada pengawalan atau imbauan kepada pengunjung, jadi setelah pengunjung bayar tidak langsung dibiarkan berkeliaran," kata Mustaji.
Menanggapi hal tersebut, Bintang Emon pun melayangkan sindiran keras untuk pihak prewedding yang hendak menuntut petugas pengelola TNBTS.
Menurut Bintang, kebakaran yang terjadi di kawasan Bromo bukan soal kelalaian petugas namun tentang logika dasar pengunjung.
"Kenapa nggak dicek pas pintu masuk? Kenapa nggak ditemenin sama petugasnya sampai dalam? Kenapa nggak ada pedoman tertulis? Karena selama ini yang main ke sana punya logika dasar mas-nya ya. Punya common sense," ungkap Bintang Emon dilihat melalui akun instagram pribadinya, Sabtu (16/9/2023).
"Tumbuhan super duper kering jangan kena api, kebakaran dia. Sama kayak tangan kita basah jangan nyabut colokan, kesetrum tuh," lanjut Bintang.
Menurut Bintang, mestinya pihak prewedding cukup berdiam diri saja setelah meminta maaf kepada para tokoh adat dan masyarakat di kawasan Bromo. Bukan justru menyalahkan dan akan menuntut pihak pengelola TNBTS.
Baca Juga: Regulasi Jual Beli Online Diklaim Pro UMKM, Tiktok Tidak Boleh Jualan
"Harusnya ya udah minta maaf, udah diam. Malah ditambah nyalahin petugasnya. Itu petugasnya udah madamin. Udah sesek, masih aja disalahin. Kalau mau nyalahin, yang lain kek. Nyalahin angin kek," kata Bintang.