mamagini

Bima Sakti Sempat Coret Lagi Pemain Diaspora, Siapa yang Tersisa di Timnas Indonesia U-17?

Mamagini Suara.Com
Selasa, 19 September 2023 | 20:03 WIB
Bima Sakti Sempat Coret Lagi Pemain Diaspora, Siapa yang Tersisa di Timnas Indonesia U-17?
Welberlieskott de Halim Jardim. (PSSI)

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti, telah melakukan pemangkasan pemain diaspora dalam proses seleksi tim U-17 yang akan berlaga di Piala Dunia U-17 2023. Pemain terbaru yang harus mengakhiri perjalanannya adalah Aaron Liam Suitela. Keputusan ini diambil setelah hasil evaluasi bersama Frank Wormuth dan Indra Sjafri.

"Aaron Suitela telah kami evaluasi. Bukan saya sendiri, saya juga bicara dengan Frank (Wormuth) dan coach Indra serta tim pelatih, ya (Aaron) masih belum cukup untuk kami ambil," kata Bima.

Aaron adalah salah satu pemain keturunan yang dipanggil dari luar negeri untuk mengikuti seleksi pemusatan latihan bersama tim U-17. Namun, tampaknya kemampuannya belum memenuhi harapan pelatih. Aaron bergabung dengan daftar pemain diaspora lainnya yang lebih dulu pulang seperti Mahesa Ekayanto, Madrid Augusta, Aaron Nathan Ang, dan Staffan Qabiel Horito.

Dengan keputusan ini, hanya Welber Jardim yang tersisa sebagai satu-satunya pemain diaspora yang akan bergabung dengan skuad yang terdiri dari 27 pemain lainnya untuk melanjutkan pemusatan latihan di Jerman. Welber, yang bermain untuk Sao Paulo U-17, dinilai memiliki kualitas yang diperlukan untuk masuk dalam skuad Timnas U-17.

"Yang kami ambil adalah Welber (Jardim) dan kami sudah lihat bagaimana performa Welber di Solo. Kami membutuhkan tenaga dia," kata Bima.

Saat ini, Welber Jardim sedang dalam izin pulang ke Brasil. Dia akan menyusul rekan-rekannya ke Jerman pada tanggal 17 September 2023. "Welber nanti akan bergabung di Jerman dan kemarin sudah berkomunikasi juga dengan kita, dia juga ada ujian. Jadi nanti setelah ujian mereka akan bergabung di Jerman untuk Welber," tambah Bima.

Masih ada beberapa slot yang tersisa untuk mencapai kuota 30 pemain selama pemusatan latihan di Jerman. Pemain diaspora lainnya kemungkinan akan diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi. Ini berarti akan ada pergerakan pemain masuk dan keluar dalam skuad selama lebih dari sebulan latihan di Jerman.

"Pemain diaspora yang kita ambil, jika bagus, akan dimasukkan, dan jika tidak bagus, akan dipulangkan. Kita bisa melakukan rolling terus-menerus, artinya berapapun yang kita dapat dari pemain diaspora, kita akan memilihnya jika mereka memiliki kontribusi besar bagi Timnas U-17," jelas Bima.

Dengan pemilihan ini, Timnas Indonesia U-17 terus berupaya memaksimalkan potensi pemain yang akan mewakili Indonesia di Piala Dunia U-17 dan memastikan bahwa hanya yang terbaik yang mewakili Garuda Muda di ajang internasional tersebut.

Baca Juga: Brunei Darussalam Disanksi FIFA? Bagaimana Nasib Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI