Uban selalu diidentikkan dengan usia tua atau sebagai pertanda seseorang sudah memasuki fase lanjut usia. Namun, setelah ditelusuri, uban bisa saja menyerang orang berusia muda. Artinya tidak selalu dikaitkan dengan proses penuaan.
Melansir hops.i, Ketum Persatuan Dokter Spesialis Kulit & Kelamin Indonesia, M Yulianto Listiawan menyebut uban bisa dikaitkan dengan pengaruh stres pada seseorang.
“Perhatikan orang yang hidupnya stres itu rambutnya akan cepat memutih daripada orang yang happy-happy saja,” ucapnya seperti dikutip dari YouTube TRANS7 Lifestyle pada Jumat, 15 September 2023.
Faktor lainnya adalah merokok ikut mempengaruhi munculnya uban. Rokok membawa pengaruh besar pada perubahan warna rambut.
“Rokok itu sangat kuat pengaruhnya kepada kesehatan rambut,” tambahnya.
Menurutnya orang yang sering mengkonsumsi rorok tersebut pun dapat menimbun radikal bebas. Radikal bebas sangat berbahaya bagi rambut yang dimiliki oleh setiap orang.
Lantaran, radikal bebas sendiri merupakan sebuah racun untuk pertumbuhan rambut menjadi sehat.
“Radikal bebas tuh racun bagi terjadinya pertumbuhan rambut yang sehat,” ujarnya.
Selain itu, rambut dengan warna putih bisa disebabkan karena kurangnya pigmen melanin. Pigmen melanin tersebut merupakan sebuah zat yang dapat memproduksi berbagai warna rambut.
Baca Juga: Begini Antusiasme Suara UMKM Pasar Lokal di Kota Bandung, Dihadiri 200 Pelaku Usaha
Kurangnya melanosit atau sel penghasil melanin yang ada di folikel rambut akan membuat memutih. Untuk itu, jika melanoit tersebut berkurang maka rambut dengan warna putih pun akan muncul.