Manado.suara.com - Amy Qanita, sosok yang dikenal sebagai ibunda dari Syahnaz Sadiqah dan Raffi Ahmad, telah kembali menjadi sorotan publik akibat unggahan fotonya bersama sejumlah cucunya.
Kebahagiaan dan kebanggaan sebagai seorang nenek tampak memancar dari wajahnya ketika ia berpose di depan kamera bersama para cucu tercintanya.
Namun, perlu dicatat bahwa dalam foto tersebut, tidak terlihat kehadiran dua cucu terkenal Amy Qanita, yaitu Rafathar, putra Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, serta Zayn dan Zuney, anak Syahnaz Sadiqah.
Meskipun mereka tidak berada dalam satu frame, hal tersebut tidak mengurangi kebahagiaan Amy Qanita untuk dapat berkumpul bersama cucu-cucunya yang lain.
Acara menyaksikan film "Barbie" live action di bioskop menjadi momen yang tak terlupakan bagi Amy Qanita dan para cucu. Film Barbie ini diperankan oleh dua aktor ternama, Margot Robbie dan Ryan Gosling.
Menariknya, mereka semua tampil dalam dress code serba merah muda, sehingga semarak suasana keakraban dan keseruan keluarga pun semakin terpancar.
Namun, tidak seperti momen bahagia lainnya, unggahan foto tersebut menimbulkan beragam komentar dari netizen.
Beberapa netizen memuji keseruan keluarga ini dan merasa senang melihat Amy Qanita begitu dekat dengan para cucunya. Namun, di sisi lain, ada juga netizen yang mengkritik pilihan mereka untuk menonton film "Barbie" karena dianggap tidak cocok untuk semua kalangan usia.
Kritik tersebut merujuk pada pandangan bahwa Barbie sejatinya bukanlah figur yang cocok untuk semua anak, terutama mereka yang berusia di bawah 13 tahun.
Barbie sering dikritik karena menggambarkan standar kecantikan dan citra tubuh yang tidak realistis, yang bisa berdampak negatif pada perkembangan psikologis anak-anak.
Selain itu, mengutip laman Insider, Barbie juga memuat kata-kata umpatan, serta pembahasan soal kesetaraan gender yang bisa jadi rumit bagi anak-anak.
Selain itu, netizen juga menyoroti kehadiran cucu-cucu yang masih terlihat di bawah usia 10 tahun dalam momen menonton film tersebut.
Meskipun setiap keluarga memiliki hak untuk menentukan apa yang terbaik untuk anak-anak mereka, ada beberapa yang merasa bahwa film dengan rating yang tidak sesuai usia cucu-cucu Amy Qanita sebaiknya tidak dipilih sebagai hiburan keluarga.
"Saran buat ortu2 kalo mau nonton mending liat review nya dulu searching2 ,karna disini film nua bkn tentang kartun saja tp disini ada edukasi dewasa ,bhs patriarki juga jd tdk semua film sprti ini di edukasikan untuk kalangan anak2," tulis seorang netizen.
"Pernah lihat review yg udah nonton,katanya film barbie ini cocoknya buat yg udah 20+ jalan ceritanya,jd bukan kayak kartun2 gitu.ya ha sih?" sambung yang lain.