KBRI Tokyo Dukung Pertamina Tingkatkan Kerja Sama Riset dan Kapasitas SDM untuk Transisi Energi

Metro

Jum'at, 08 Juli 2022 | 08:08 WIB
KBRI Tokyo Dukung Pertamina Tingkatkan Kerja Sama Riset dan Kapasitas SDM untuk Transisi Energi
Kemdikbudristek

Metro, Suara.com- Transisi energi merupakan salah satu kebijakan Pemerintah Indonesia yang juga menjadi prioritas Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Tokyo. Selain kerja sama energi, Indonesia dan Jepang juga melakukan kerja sama antarlembaga/institusi di bidang kesehatan dan transformasi digital. Hal tersebut disampaikan Duta Besar RI Tokyo Heri Akhmadi, Minggu (3/7), saat menerima kunjungan kerja PT Pertamina di kediamannya.
 
KBRI Tokyo mendukung berbagai inisiatif kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas generasi muda yang akan mengelola energi kebaruan ini.

“Pertamina (juga) harus mampu berperan memimpin transisi industri energi Indonesia ke dalam target bauran energi dan pengurangan emisi dalam memastikan keberlanjutan. Namun, butuh pendidikan dan pelatihan bagi para sumber daya manusia yang akan mengelolanya,” tutur Dubes Heri di hadapan rombongan kunker yang dipimpin Direktur Utama PT Pertamina, Nicke Widyawati.
 
Nicke menuturkan, Pertamina memerlukan pengembangan dan transfer teknologi serta peningkatan pengetahuan dalam kerja sama riset.

“Kami juga sangat menginginkan peningkatan kemampuan sumber daya manusia melalui kerja sama pendidikan. Maka, Pertamina memerlukan dukungan KBRI Tokyo untuk merintis akses terhadap kerja sama pendidikan, penelitian, kapasitas sumber daya manusia, guna mengamankan transisi energi di Indonesia,” ungkap Nicke.
 
Selain itu, Nicke juga mengemukakan rencana-rencana Pertamina di masa depan, termasuk upaya membuka akses terhadap ketersediaan konsep keuangan hijau (green finance) yang juga membutuhkan kolaborasi banyak pihak, termasuk KBRI Tokyo.
 
Terkait penurunan emisi karbon dan pengembangan energi terbarukan berbasis biomassa, Dirut Nicke menyatakan bahwa Pertamina telah menandatangani nota kesepahaman dengan Perum Perhutani dalam kerangka kerja sama nature-based solution.
 
Heri sepakat bahwa peran gas dalam transisi energi di Indonesia sangat penting.

“Dalam proses menuju minimalisasi emisi karbon dan transisi energi dari energi berbasis fosil menjadi energi baru dan terbarukan, sembari menunggu terbangunnya infrastruktur, maka sumber energi gas memiliki peran sangat penting di Indonesia. Bahkan batubara pun masih tetap dapat dijadikan sumber energi dalam 30 tahun ke depan,” terang Heri.
 
Sementara itu Atase Pendidikan dan Kebudayaan RI di Tokyo, Yusli Wardiatno, menjelaskan bahwa KBRI Tokyo tengah menjembatani kerja sama tersebut antara Universitas Pertamina dengan Kyushu University.
 
“Kyushu University sudah sangat maju dalam pengembangan hidrogen sebagai sumber energi. Universitas Pertamina sudah dipertemukan dalam sebuah pertemuan daring dan diharapkan dalam waktu dekat akan disepakati perjanjian kerja sama akademik dan penelitian antara Universitas Pertamina dan Kyushu University,” terang Yusli saat merespons permintaan Dirut Pertamina.
 
Dubes Heri juga memaparkan peta jalan transisi energi di Indonesia dari tahun 2020 hingga 2060. Peta jalan transisi energi tersebut disiapkan oleh tim Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I4) yang dipimpin oleh Dosen Tokyo University, Muhammad Aziz, untuk KBRI Tokyo.
 
Berkenaan dengan kerja sama Pertamina dengan Perhutani, Atase Kehutanan Muhammad Zahrul Muttaqin menyarankan agar kerja sama tersebut diarahkan untuk mengembangkan hutan tanaman energi untuk menghasilkan bahan bakar nabati.
 
Dubes Heri menyarankan agar Pertamina mengusulkan proposal pada LPDP untuk menyediakan beasiswa khusus untuk penyiapan sumberdaya manusia yang memahami pengembangan teknologi dalam pemanfaatan hidrogen dan ammonia sebagai sumber energi di Indonesia. Penting kata Heri, pengembangan teknologi tersebut di Indonesia berikut penyiapan sumber daya manusianya.
 
Dosen Tokyo University, Muhammad Aziz berharap semoga sumber daya manusia Indonesia semakin terbangun bersamaan dengan kolaborasi antarnegara di bidang energi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kunjungi BBPVP Makassar, Wamenaker Pastikan Pengembangan SDM Berjalan Lancar

Kunjungi BBPVP Makassar, Wamenaker Pastikan Pengembangan SDM Berjalan Lancar

Metro | Kamis, 07 Juli 2022 | 14:58 WIB

Kualitas SDM Pariwisata Jadi Bahasan di Forum 28th ASEAN Plus India NTOs

Kualitas SDM Pariwisata Jadi Bahasan di Forum 28th ASEAN Plus India NTOs

Metro | Kamis, 07 Juli 2022 | 12:01 WIB

Kemnaker Siap Kembangkan BLK Lampung untuk Hasilkan SDM yang Berkualitas

Kemnaker Siap Kembangkan BLK Lampung untuk Hasilkan SDM yang Berkualitas

Metro | Senin, 04 Juli 2022 | 13:03 WIB

Terkini

Lampu Gantung yang Bagus Menurut Feng Shui, Ini 5 Ciri-Ciri yang Perlu Diperhatikan

Lampu Gantung yang Bagus Menurut Feng Shui, Ini 5 Ciri-Ciri yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:02 WIB

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:02 WIB

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

Bukan Atas Nama Cinta, MUI Tegaskan Penganiaya YTR di Bandung Tak Boleh Lolos dari Hukuman Berat

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01 WIB

3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas

3 Kali Dihantam Ombak, Nakhoda Tenggelam di Perairan Tanjungsari Pasuruan Ditemukan Tewas

Jatim | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01 WIB

Lenovo Yoga Slim Ultra 7 FIFA World Cup 26 Edition:Laptop AI Premium dengan Aura Sang Juara

Lenovo Yoga Slim Ultra 7 FIFA World Cup 26 Edition:Laptop AI Premium dengan Aura Sang Juara

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00 WIB

Bocor Rp15.000 Triliun: Angka Fantastis di Tengah Nestapa Gaji Guru Kita

Bocor Rp15.000 Triliun: Angka Fantastis di Tengah Nestapa Gaji Guru Kita

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00 WIB

Piala Dunia 2026: Jika Terus Dapatkan Suplai, CR7 Sejatinya Tak Kalah Garang Ketimbang Messi

Piala Dunia 2026: Jika Terus Dapatkan Suplai, CR7 Sejatinya Tak Kalah Garang Ketimbang Messi

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:58 WIB

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Microchip: Tren Migrasi Teknologi Menuju Edge AI Mulai Saingi Dominasi Cloud

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:56 WIB

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Lenovo ThinkPad Siap Tempur di Lapangan dan Dunia Digital, Tahan Ekstrem hingga Serangan Siber

Tekno | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:52 WIB

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

Waduk di Dunia Diam-Diam Kehilangan Kapasitas Air: Sedimentasi Jadi Ancaman yang Sering Terabaikan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:50 WIB