Menparekraf Siapkan Pelatihan dan Pendampingan Pelaku Ekraf Rumah Tenun Ikat Sekomandi Mamuju

Metro | Suara.com

Jum'at, 15 Juli 2022 | 00:11 WIB
Menparekraf Siapkan Pelatihan dan Pendampingan Pelaku Ekraf Rumah Tenun Ikat Sekomandi Mamuju
Kemenparekraf

Metro, Suara.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno siap memberikan program pelatihan dan pendampingan bagi pelaku ekonomi kreatif di Rumah Tenun Sekomandi Mamuju Sulbar sebagai bagian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. 

Menparekraf Sandiaga meninjau Rumah Tenun Sekomandi, yang berada di Mamuju, Sulawesi Barat, Kamis (14/7/2022) dan menginisiasi supaya tenun Sekomandi bisa digunakan pada aktivitas harian masyarakat, sebagai bentuk penghargaan kepada produk lokal.

“Alangkah baiknya kalau kita bantu untuk terus promosikan karena ekspor dari produk ekonomi kreatif kita tembus 21,8 miliar dolar AS tahun lalu. Dan tahun ini kita harapkan dengan bantuan semua pihak termasuk perbankan dan Kemenparekraf bisa memasukkan Rumah Tenun Ikat Sekomandi ini dalam Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia. Jadi nanti ke depan baju hari Kamis-nya Pak Gubernur ini mungkin diselipkan ada ornamen Sekomandi. Ini sebagai bagian dari penghargaan kita kepada produk produk tenun lokal kita,” kata  Sandiaga.

Tenun Sekomandi sendiri merupakan salah satu warisan leluhur masyarakat Kalumpang-Mamuju, yang diyakini sebagai salah satu tenun tertua di dunia, dengan rentang usia 480 tahun lebih dan memiliki arti spiritual di setiap corak dan warna benang yang digunakan.

Motif tenun Sekomandi yang paling popular ialah motif “Ulu Karua”. Motif ini bermakna delapan ketua adat atau delapan pemangku adat. Menurut sejarah atau mitosnya, penamaan “Ulu Kalua” berasal dari sejak zaman dahulu, saat nenek moyang mereka pergi berburu dengan anjingnya, lalu masuk ke dalam gua. Ketika keluar gua, anjing itu menggigit daun bermotif. Itulah asal mula motif pertama Sekomandi, Ulu Karua. 

Tenun Sekomandi berasal dari kulit kayu yang diproses dengan cara ditumbuk, lalu diolah untuk dipintal. Selanjutnya, bahan tersebut diberi pewarna alami, seperti tanaman cabai yang terlebih dahulu diracik kemudian dicampurkan dengan pewarna lainnya untuk memperindah kain tenun Sekomandi.

Kain tenun Sekomandi didominasi oleh warna cokelat merah dan krem, dengan warna dasar hitam. Pembuatan sehelai kain tenun Sekomandi bisa memakan waktu berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelaku Ekraf di Banjarmasin Diharapkan Miliki Jiwa Pantang Mundur

Pelaku Ekraf di Banjarmasin Diharapkan Miliki Jiwa Pantang Mundur

| Kamis, 14 Juli 2022 | 17:41 WIB

Pelaku Ekraf Gorontalo Didorong Olah Jagung Jadi Produk Berdaya Saing

Pelaku Ekraf Gorontalo Didorong Olah Jagung Jadi Produk Berdaya Saing

| Kamis, 14 Juli 2022 | 11:43 WIB

Menparekraf Jelaskan Kenaikan Tarif Masuk Kawasan TN Komodo

Menparekraf Jelaskan Kenaikan Tarif Masuk Kawasan TN Komodo

| Selasa, 12 Juli 2022 | 13:38 WIB

Terkini

Luis Enrique Waspadai Jebakan Liverpool, PSG Belum Aman Jelang Leg Kedua Liga Champions

Luis Enrique Waspadai Jebakan Liverpool, PSG Belum Aman Jelang Leg Kedua Liga Champions

Bola | Selasa, 14 April 2026 | 13:54 WIB

Belanja di Luar Negeri Lebih Hemat dan Praktis Pakai QRIS BRImo

Belanja di Luar Negeri Lebih Hemat dan Praktis Pakai QRIS BRImo

Bri | Selasa, 14 April 2026 | 13:53 WIB

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:52 WIB

Perpus Library Cafe Malang: Surganya Kutu Buku yang Bikin Nagih Balik Lagi!

Perpus Library Cafe Malang: Surganya Kutu Buku yang Bikin Nagih Balik Lagi!

Your Say | Selasa, 14 April 2026 | 13:51 WIB

7 HP Gaming Paling Murah April 2026, Mulai Rp1 Jutaan

7 HP Gaming Paling Murah April 2026, Mulai Rp1 Jutaan

Tekno | Selasa, 14 April 2026 | 13:49 WIB

Merpati Kolongan Warga Bandar Lampung Rp3,5 Juta Digasak, Dijual Cuma Seharga Pulsa

Merpati Kolongan Warga Bandar Lampung Rp3,5 Juta Digasak, Dijual Cuma Seharga Pulsa

Lampung | Selasa, 14 April 2026 | 13:48 WIB

Tamara Bleszynski Jadi Tamu di Nikahan Anak, Ibu Tiri Pastikan Teuku Rassya Sudah Beri yang Terbaik

Tamara Bleszynski Jadi Tamu di Nikahan Anak, Ibu Tiri Pastikan Teuku Rassya Sudah Beri yang Terbaik

Entertainment | Selasa, 14 April 2026 | 13:47 WIB

Timnas Indonesia U-17 Menggila! John Herdman Kaget Lihat Agresivitas Garuda Muda

Timnas Indonesia U-17 Menggila! John Herdman Kaget Lihat Agresivitas Garuda Muda

Bola | Selasa, 14 April 2026 | 13:46 WIB

Bukan Cuma Anak-anak, Orang Dewasa Ternyata Bisa Kena Campak! Ini Penyebab Utamanya

Bukan Cuma Anak-anak, Orang Dewasa Ternyata Bisa Kena Campak! Ini Penyebab Utamanya

Sulsel | Selasa, 14 April 2026 | 13:46 WIB

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!

News | Selasa, 14 April 2026 | 13:44 WIB