Kemendikbudristek Apresiasi Inisiatif Sekolah Implementasikan Kurikulum Merdeka

Metro

Minggu, 07 Agustus 2022 | 00:04 WIB
Kemendikbudristek Apresiasi Inisiatif Sekolah Implementasikan Kurikulum Merdeka
Kemendikbudristek Apresiasi Inisiatif Sekolah Implementasikan Kurikulum Merdeka (Kemendikbudristek)

Metro, Suara.com-Sekretaris Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Sesditjen GTK), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengunjungi SMP Damian School di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat, Jumat (5/8).

Atas upaya yang dilakukan SMP Damian School menerapkan Kurikulum Merdeka serta menciptakan pembelajaran yang menyenangkan bagi siswanya, Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Sesditjen GTK) Nunuk Suryani menyampaikan apresiasi.

"Saya apresiasi inisiatifnya dalam mencari informasi secara mandiri untuk menerapkan Kurikulum Merdeka," tutur mengawali diskusi bersama guru, siswa, dan orang tua di SMP Damian School.

Kepala Sekolah Damian School, Connieta Theotirta memandang Kurikulum Merdeka sejalan dengan visi sekolahnya dan merupakan solusi atas masalah pembelajaran yang ia rasakan.

"April tahun ini kami mantapkan untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka Mandiri Berubah," ujarnya di Aula SMP Damian School.

Damian School selama ini sudah melakukan banyak praktik proyek di akhir proses pembelajaran untuk kemudian dipresentasikan di depan kelas. Biasanya siswa membuat proyek pembelajaran dengan mempertimbangkan manfaat dan aspek  ekonomisnya. Misalnya gerakan Kaka Mengajar di mana siswa kelas 7-8 mengajar materi pembelajaran dengan konsep yang menarik ke sekolah-sekolah di sekitar.

Pada kesehatan ini Connietta mengaku hal yang paling sulit adalah mengubah persepsi guru. "Perlu waktu untuk mengajak guru mengubah pola kebiasaannya kemudian menggerakkan mereka menggali ilmu dan pengetahuan baru," ungkapnya.

Sebab, walau bagaimanapun, Kurikulum Merdeka adalah metode belajar yang nyatanya disukai peserta didik. Sehingga mau tidak mau, pendidik juga harus mengikuti kebutuhan siswa. Di sinilah kolaborasi antarguru ia rasakan menjadi kunci agar Kurikulum Merdeka ini dapat diimplementasikan dengan baik.

Menjawab hal tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Sesditjen GTK), Nunuk Suryani mengatakan proses implementasi Kurikulum Merdeka memang masih perlu disempurnakan. "Oleh karena itu, saya ke sini ingin lihat apakah implementasi Kurikulum Merdeka sudah sesuai dengan harapan, jika tidak, saya akan beri rekomendasi apa yang mesti dilakukan," ujarnya.

baca juga

Menurutnya, inisiatif harus datang dari guru dan kepala sekolah. Kemudian sekolah melakukan asesmen secara jujur dan mandiri. Selanjutnya, sistem yang akan menentukan kelayakan sekolah dalam menerapkan Kurikulum Merdeka.  

"Silakan sekolah bentuk komunitas belajar yang terdiri dari guru-guru untuk berdiskusi bersama. Sekolah bisa mengundang praktik baik sekolah penggerak. Manfaatkan platform Merdeka Mengajar untuk bereksplorasi lebih banyak. Jika ada kesulitan, bertanya ke pusat bantuan (help desk).

Senada dengan itu, Kepala Balai Guru Penggerak, Sri Renani juga mengatakan pihaknya siap menjadi tempat bertanya seputar kebutuhan guru agar dapat memberikan layanan yang berkualitas bagi anak.

"Balai besar guru penggerak bisa menjadi tempat untuk berkonsultasi seputar tantangan yang dihadapi guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka," tekannya seraya mendorong agar setiap guru dapat menggunakan id.belajar masing-masing dengan lebih maksimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemendikbudristek Temukan Unsur Pemaksaan Dalam Kasus Pemakaian Jilbab Kepada Siswi di SMAN 1 Banguntapan

Kemendikbudristek Temukan Unsur Pemaksaan Dalam Kasus Pemakaian Jilbab Kepada Siswi di SMAN 1 Banguntapan

Jogja | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 13:42 WIB

Kemendikbudristek Gelar OSN 2022

Kemendikbudristek Gelar OSN 2022

Metro | Kamis, 04 Agustus 2022 | 00:01 WIB

Kemendikbudristek Terbitkan SE Nomor 7 Tahun 2022 tentang Diskresi SKB 4 Menteri

Kemendikbudristek Terbitkan SE Nomor 7 Tahun 2022 tentang Diskresi SKB 4 Menteri

Metro | Senin, 01 Agustus 2022 | 12:43 WIB

Terkini

Samsung Galaxy A27 5G Resmi Hadir, HP Rp5 Jutaan Ini Punya AI Premium dan Update hingga 2032

Samsung Galaxy A27 5G Resmi Hadir, HP Rp5 Jutaan Ini Punya AI Premium dan Update hingga 2032

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:53 WIB

Ketua Komjak RI: Indonesia Butuh Lebih Banyak Anak Muda Pembawa Solusi, Bukan Sekadar Pengkritik

Ketua Komjak RI: Indonesia Butuh Lebih Banyak Anak Muda Pembawa Solusi, Bukan Sekadar Pengkritik

Jawa Tengah | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:49 WIB

Prediksi Lini dan Skor Prancis vs Inggris: Siapa Berhak di Posisi Ketiga?

Prediksi Lini dan Skor Prancis vs Inggris: Siapa Berhak di Posisi Ketiga?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:48 WIB

Nobar Piala Dunia 2026 BRI Berkesan: Hangat dan Penuh Kebersamaan, Dari Medan Sampai Jakarta

Nobar Piala Dunia 2026 BRI Berkesan: Hangat dan Penuh Kebersamaan, Dari Medan Sampai Jakarta

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:35 WIB

Tim 9 Kejagung Diperingatkan Transparan Dan Jangan Main-main Usut Kasus Febrie Adriansyah

Tim 9 Kejagung Diperingatkan Transparan Dan Jangan Main-main Usut Kasus Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:30 WIB

Miris! Atap Sekolah Disangga Bambu, Siswa SDN 2 Klepu Minta Tolong Bupati Malang

Miris! Atap Sekolah Disangga Bambu, Siswa SDN 2 Klepu Minta Tolong Bupati Malang

Malang | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:29 WIB

Jejak Pengabdian Serda Hengki yang Terhenti dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

Jejak Pengabdian Serda Hengki yang Terhenti dalam Ledakan Gudang Amunisi di Madiun

Jatim | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:21 WIB

Cara Memilih Cushion yang Cocok untuk Kulit Berminyak: Anti Longsor, Wajah Bebas Kilap

Cara Memilih Cushion yang Cocok untuk Kulit Berminyak: Anti Longsor, Wajah Bebas Kilap

Lifestyle | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:17 WIB

Drama Penggagalan Penyelundupan 977 Burung di Pelabuhan Bakauheni

Drama Penggagalan Penyelundupan 977 Burung di Pelabuhan Bakauheni

Lampung | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:09 WIB

Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah

Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah

Tekno | Sabtu, 18 Juli 2026 | 08:07 WIB

×