Lewat Dukungan Teknologi, Pendidikan Indonesia Diharapkan Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat

Metro

Jum'at, 12 Agustus 2022 | 15:05 WIB
Lewat Dukungan Teknologi, Pendidikan Indonesia Diharapkan Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat
Lewat Dukungan Teknologi, Pendidikan Indonesia Diharapkan Pulih Lebih Cepat dan Bangkit Lebih Kuat (Kemendikbudristek)

Metro, Suara.com- Proses pembelajaran di era pandemi memaksa tenaga pendidik, peserta didik, dan orang tua untuk beralih menggunakan teknologi. Saat ini, dalam pemulihan pembelajaran pascapandemi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah menggunakan teknologi sebagai upaya memulihkan pendidikan lebih cepat dan bangkit lebih kuat, bahkan diharapkan dapat membuat lompatan kemajuan.

“Terobosan teknologi telah kita lakukan di berbagai bidang mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), pendidikan tinggi, hingga vokasi. Kita bergerak bagaimana teknologi bisa menjadi solusi untuk akses kualitas,  pemerataan, dan lompatan kemajuan pendidikan di seluruh Indonesia,” disampaikan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Iwan Syahril dalam acara puncak peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-27 yang digelar secara hibrida (daring dan luring) di kantor Kemendikbudristek, Jakarta, Rabu (10/8).

Sebelumnya, perubahan teknologi dalam pembelajaran sulit diterima. Akan tetapi, menurut Iwan, dengan ketangguhan tenaga pendidik Indonesia yang bergerak melibatkan hati untuk berpartisipasi maka penggunaan teknologi dapat diterima.

“Kalau dulu guru-guru sangat sulit mendapatkan pelatihan-pelatihan karena batasan jarak dan biaya. Sekarang dengan teknologi para guru bergerak mengakselerasi transformasi pendidikan melalui teknologi pada platform Merdeka Mengajar. Ini jauh efisien biaya dan lebih simpel karena guru hanya membuka aplikasi di gawainya untuk mendapatkan modul-modul program prioritas Kemendikbudristek,” imbuh Iwan.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi (Dirjen Diksi), Kiki Yuliati mengajak para kepala sekolah untuk membuat Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK PK). “Kami menantang kepala sekolah untuk memanfaatkan teknologi sehingga mereka juga akan mengajak sekolah lainnya untuk bergerak menggunakan dan mengembangkan teknologi,” ujarnya.

Sebelum pandemi Covid-19 melanda Indonesia telah terjadi kekhawatiran akan perubahan teknologi yang kemajuannya sangat cepat. Namun demikian, dengan adanya pandemi justru membuat segenap elemen pendidikan bergerak bersama untuk memanfaatkan teknologi. “Kami bersyukur dengan perubahan cara pandang, cara berpikir, dan cara kerja yang menggunakan teknologi. Kami harap transformasi ini tidak akan balik lagi ke belakang, dan teknologi semakin memperkuat ekosistem pendidikan,” harap Dirjen Kiki.

Dengan demikian, Dirjen Diksi berharap penguatan ekosistem pendidikan melalui teknologi dapat melahirkan pemimpin-pemimpin hebat di Indonesia. “Semoga segala kekhawatiran kita tadi bisa dihilangkan dan akan membentuk pemimpin yang hebat untuk menjaga bangsa kita ini,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi (Plt. Dirjen Diktiristek) Nizam menyampaikan teknologi sebagai enabler, empower, dan transformers pendidikan. “Teknologi sebagai enabler memungkinkan kita melakukan sesuatu yang sebelumnya tidak terbayang, kemudian empower yaitu teknologi bisa memberdayakan guru yang semulal tidak punya power pembelajaran menjadi punya sumber belajar yang bagus. Sedangkan transformers, teknologi mentransformasikan anak-anak kita, guru-guru, dan dosen untuk menuju masa depan melalui teknologi,” tutur Nizam.

Lebih lanjut Nizam mengajak masyarakat, khususnya pelaku pendidikan agar menjadi bagian dari penciptaan teknologi. “Kita harus menjadi bagian dari pencipta teknologi, dan ini sedang kami dorong secara serius. Kami melihat energi kreatif luar biasa yang telah dilakukan teman-teman di universitas yang berkolaborasi bersama politeknik maupun industri,” ujar Nizam.

baca juga

Peran teknologi sebagai enabler, empower, dan transformer pendidikan membuat Indonesia kembali pulih dan bangkit lebih cepat. “Kita harus lebih kuat lagi, energi yang bangkit selama pandemi harus kita perkuat lagi ke depan sehingga Indonesia akan berlari kencang melompat ke masa depan sebagai negara maju, negara sejahtera bagi semuanya,” harap Nizam.

Menutup diskusi, Iwan Syahril mengajak pelaku pendidikan agar berkolaborasi dan gotong royong dalam memberdayakan teknologi. “Teknologi bisa menjadi solusi untuk memudahkan administrasi sehingga saat di sekolah guru bisa lebih fokus pada pembelajaran siswa, bisa meningkatkan kompetensi para guru melalui platform Merdeka Mengajar, serta bisa memberi masukan strategis untuk perbaikan yang berkelanjutan,” jelasnya.

Pada momentum Hari Kebangkitan Teknologi Nasional ke-27, Kemendikbudristek mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergabung dalam gerakan transformasi pendidikan nasional melalui Merdeka Belajar. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kunker ke Salatiga, Komisi X Soroti Bentuk Pendidikan Indonesia yang Bermutu

Kunker ke Salatiga, Komisi X Soroti Bentuk Pendidikan Indonesia yang Bermutu

DPR | Senin, 08 Agustus 2022 | 14:15 WIB

Hari Anak Nasional 2022: Pemenuhan Hak Pendidikan Masih Jadi Angan-angan

Hari Anak Nasional 2022: Pemenuhan Hak Pendidikan Masih Jadi Angan-angan

News | Sabtu, 23 Juli 2022 | 19:57 WIB

Kemendikbudristek: Beasiswa Unggulan Belum Dipastikan akan Dibuka atau Tidak

Kemendikbudristek: Beasiswa Unggulan Belum Dipastikan akan Dibuka atau Tidak

News | Rabu, 29 Juni 2022 | 16:20 WIB

Terkini

BUMN Hanya Tersisa 250 Perusahaan, Nasib Karyawan Gimana

BUMN Hanya Tersisa 250 Perusahaan, Nasib Karyawan Gimana

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:08 WIB

25 Siswa dan Guru SDN Ciherang 01 Dramaga dilarikan ke Puskesmas

25 Siswa dan Guru SDN Ciherang 01 Dramaga dilarikan ke Puskesmas

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Dukung Penyerapan Blue Carbon dan Berdayakan Masyarakat, BTN Tanam 10.000 Mangrove di Kuta Bali

Dukung Penyerapan Blue Carbon dan Berdayakan Masyarakat, BTN Tanam 10.000 Mangrove di Kuta Bali

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Bebas Ribet! 8 Tren Rambut Keriting Pria untuk Wajah Kotak yang Gampang Ditata

Bebas Ribet! 8 Tren Rambut Keriting Pria untuk Wajah Kotak yang Gampang Ditata

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Viral Kisah Ketua RT Cuci Darah Usai 10 Tahun Minum Air Galon Isi Ulang, Ahli Soroti Bahaya BPA

Viral Kisah Ketua RT Cuci Darah Usai 10 Tahun Minum Air Galon Isi Ulang, Ahli Soroti Bahaya BPA

Jabar | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:59 WIB

Eks Pelatih PSM dan Persipura Bocorkan ke Singapura Taktik Tekuk Timnas Indonesia

Eks Pelatih PSM dan Persipura Bocorkan ke Singapura Taktik Tekuk Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Reka Dokumen Demi Bikin Gaduh, 9 Pelaku Jasa Konten Provokatif Diringkus Polda Metro

Reka Dokumen Demi Bikin Gaduh, 9 Pelaku Jasa Konten Provokatif Diringkus Polda Metro

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026

Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan

Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:48 WIB

BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia

BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:46 WIB

×