Lewat Wisata Edukasi dan Buatan, Desa Wisata Dayun Riau Masuk 50 Besar ADWI 2022

Metro | Suara.com

Minggu, 21 Agustus 2022 | 14:00 WIB
Lewat Wisata Edukasi dan Buatan, Desa Wisata Dayun Riau Masuk 50 Besar ADWI 2022
Desa Wisata Dayun Masuk 50 Besar ADWI 2022 (Kemenparekraf)

Metro, Suara.com- Wisata edukasi berbasis alam dan buatan yang ditopang produk kreatif serta ragam seni budaya berhasil membawa Desa Wisata Dayun di Kabupaten Siak, Provinsi Riau, masuk dalam 50 besar desa wisata terbaik Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

Sebagai kawasan wisata yang cukup luas, Desa Wisata Dayun juga berkembang sebagai sentra ekonomi kreatif. Di sini wisatawan dapat menikmati berbagai ragam budaya dari kelompok-kelompok seni setempat mulai seperti Tari Olang-Olang. Dinamakan Tari Olang-Olang karena tarian ini mengungkapkan seekor burung elang yang menyerupai seorang putri kayangan yang bertemu dengan seorang pemuda hingga mereka jatuh cinta.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengapresiasi kreativitas dan komitmen kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Wisata Dayun dan pemerintah setempat yang menjadikan desa ini sebagai destinasi unggulan yang mengusung pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.

Di lokasi ini  wisatawan juga dapat berziarah ke Makam Tuk Antan Berdarah Putih atau Khalifah Kholil. Tuk Antan Darah Putih adalah seorang tokoh asli Kampung Dayun yang dihormati hingga sekarang. Selain itu juga ada kesenian Silat Pangean yang merupakan seni bela diri yang termasuk dalam kategori silat dan diwariskan secara turun-temurun oleh warga Desa Dayun. Selain untuk bela diri, silat ini juga sering ditampilkan dalam acara pernikahan Melayu Riau di Siak, dan acara kebudayaan lainnya.

"Akhirnya saya hadir di Kabupaten Siak dan saya menyampaikan bahwa inilah desa wisata yang menunjukkan paket komplit yang mampu memberikan dampak pada kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja," kata Sandiaga Uno saat mengunjungi Desa Wisata Dayun, Sabtu (20/8/2022).

Keberadaan embung buatan seluas 6.000 m2 dengan kedalaman 1,5 hingga 2 meter menjadi cikal bakal pengembangan pariwisata berbasis edukasi di Desa Wisata Dayun. Embung ini awalnya difungsikan sebagai sumber air guna mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar Dayun dan Siak.

Seiring karhutla yang menurun pada tahun 2019, kawasan ini kemudian sedikit terbengkalai. Namun dengan ide dan kreativitas serta kolaborasi pemerintah setempat bersama masyarakat didukung dunia usaha, akhirnya kawasan ini direvitalisasi di tahun 2021 hingga kemudian menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Siak yang memberikan manfaat terhadap kebangkitan ekonomi dan terbukanya peluang usaha di kalangan masyarakat.

Kini setiap harinya, terutama di akhir pekan, banyak wisatawan bahkan dari luar Kabupaten Siak datang berkunjung. Mereka menikmati berbagai atraksi buatan yang dihadirkan. Mulai dari ragam atraksi outbound, wisata air, mural dayun, camping ground, juga flying fox.

Keberadaan embung selain sebagai destinasi wisata juga diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat juga wisatawan untuk dapat menjaga alam dan menjaga terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

"Desa wisata ini awalnya merupakan embung yang menjadi sumber air untuk kebakaran hutan tapi Allah membuka peluang usaha. Dan kita lihat (Desa Wisata Dayun) kini dikunjungi ratusan warga, anak-anak sekolah, membawa begitu banyak berkah," kata Sandiaga.

Desa Wisata Dayun juga dikenal dengan budidaya semangka yang kemudian banyak dijadikan makanan olahan seperti brownies semangka, keripik semangka, sirop semangka, dan lainnya. Selain itu, bentuk buah semangka oleh masyarakat juga dijadikan ide dalam menghadirkan fesyen batik motif semangka.

Sama seperti keberadaan embung, dihadirkannya kebun semangka juga sebagai sarana edukasi untuk mencegah terjadinya karhutla. Karena pemeliharaan buah semangka mengharuskan para petani untuk melakukan pengecekan setiap hari di lahan kebun sekaligus memantau terjadinya kebakaran hutan dan lahan di sekitar lokasi.

"Saya terus mendorong kawasan embung terpadu ini dapat terus berinovasi, beradaptasi, berkolaborasi menampilkan pariwisata berbasis masyarakat berkelanjutan. Ini menjadi semangat bukan Indonesia membangun desa tapi desa yang membangun Indonesia, yang memberi inspirasi bagi kita semua," kata Sandiaga.

Gubernur Riau, Syamsuar, menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi pada Menparekraf Sandiaga Uno yang datang langsung dan mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, khususnya di Kabupaten Siak.

Ia berharap masuknya Desa Wisata Dayun dalam 50 besar ADWI 2022 meningkatkan daya tarik pariwisata di Kabupaten Siak dan berdampak pada minat kunjungan wisatawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Desa Wisata Sudaji Bali Terapkan Konsep Community Based Tourism

Desa Wisata Sudaji Bali Terapkan Konsep Community Based Tourism

| Sabtu, 20 Agustus 2022 | 00:01 WIB

Sandiaga: Seluruh Desa Wisata Wajib Buat Spot Perayaan HUT RI ke-77

Sandiaga: Seluruh Desa Wisata Wajib Buat Spot Perayaan HUT RI ke-77

Video | Rabu, 17 Agustus 2022 | 10:00 WIB

Terkini

Update Harga Emas Minggu 10 Mei 2026: Antam Stabil, Galeri24 Naik, UBS Justru Turun!

Update Harga Emas Minggu 10 Mei 2026: Antam Stabil, Galeri24 Naik, UBS Justru Turun!

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:04 WIB

Kritik Sosial pada Standar Menantu Ideal di Buku Cinta Laki-Laki Biasa

Kritik Sosial pada Standar Menantu Ideal di Buku Cinta Laki-Laki Biasa

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:54 WIB

Harapan Mauricio Souza Jelang Laga Sengit Persija vs Persib

Harapan Mauricio Souza Jelang Laga Sengit Persija vs Persib

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:39 WIB

Tanda-tanda WhatsApp Disadap dan Tips Mengamankannya

Tanda-tanda WhatsApp Disadap dan Tips Mengamankannya

Tekno | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:33 WIB

Bejat! Pemuda di Makassar Hamili Adik Kandung

Bejat! Pemuda di Makassar Hamili Adik Kandung

Sulsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:32 WIB

Juventus Tundukkan Lecce 1-0 Berkat Aksi Dusan Vlahovic yang Amankan Posisi 3 Besar Liga Italia

Juventus Tundukkan Lecce 1-0 Berkat Aksi Dusan Vlahovic yang Amankan Posisi 3 Besar Liga Italia

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:32 WIB

Apa Sanksi Polisi Viral Bawa Parang ke Rumah Wali Kota Palopo?

Apa Sanksi Polisi Viral Bawa Parang ke Rumah Wali Kota Palopo?

Sulsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:20 WIB

Persija Vs Persib: Bojan Hodak Sebut Pertandingan Bakal Sulit

Persija Vs Persib: Bojan Hodak Sebut Pertandingan Bakal Sulit

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:19 WIB

Sony Xperia 1 VIII Segera Hadir: Bawa Desain Ikonik dan Chipset Terkencang

Sony Xperia 1 VIII Segera Hadir: Bawa Desain Ikonik dan Chipset Terkencang

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:15 WIB

Novel Kereta Semar Lembu, Kutukan dan Takdir Lembu di Sepanjang Rel Jawa

Novel Kereta Semar Lembu, Kutukan dan Takdir Lembu di Sepanjang Rel Jawa

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:11 WIB