Ekonomi Kreatif Potensial untuk Terus Dikembangkan

Metro | Suara.com

Senin, 05 September 2022 | 13:14 WIB
Ekonomi Kreatif Potensial untuk Terus Dikembangkan
Ekonomi Kreatif Potensial untuk Terus Dikembangkan (Kemenparekraf)

Metro, Suara.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor yang paling ideal untuk terus dikembangkan dan tidak akan tergerus oleh zaman. 

Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno saat hadir di acara pelatihan ekonomi kreatif "Ekonomi Mandiri" di D’Pathi Coffe, Kota Jambi, Minggu (4/9/2022).

Menurutnya dalam ekonomi kreatif sumber daya utamanya adalah kreativitas yang bersifat orisinal, unik, dan terbarukan yang dimiliki oleh masing-masing individu.

Sandiaga mengapresiasi penyelenggaraan acara pelatihan yang secara khusus mengangkat tema "Pelatihan Pembuatan Body Lotion dan Body Scrub”. Acara itu secara khusus memberikan pelatihan pembuatan body lotion dan body scrub dengan limbah ampas kopi. 

Indonesia, kata Sandiaga, memiliki banyak sumber daya yang dapat dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif. Termasuk kopi yang ampasnya ternyata dapat dimanfaatkan menjadi bahan baku untuk sebuah produk, yaitu body scrub. Di mana kandungan polifenol pada kopi dapat menurunkan hiperpigmentasi pada kulit yang membuat kulit tampak lebih bersih dan sehat alami.

Body scrub sendiri masuk ke dalam perawatan tubuh (kecantikan) yang merupakan bagian dari wellness tourism, yang memiliki potensi yang sangat besar di Indonesia. Wellness Tourism sendiri banyak diminati karena memiliki konsep yang dapat menyeimbangkan antara tubuh, pikiran dan jiwa, serta mampu meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup. 

"Pengembangan Wellness Tourism tidak hanya untuk melestarikan budaya, tapi juga dapat menciptakan lapangan kerja yang berkualitas," kata Menparekraf Sandiaga. 

Lewat pelatihan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pelaku UMKM terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi. Pelaku UMKM dapat menjadi solusi dalam kebangkitan ekonomi dan terciptanya lapangan kerja. 

Data Kementerian Koperasi dan UKM menyebutkan jumlah UMKM saat ini mencapai 64 juta dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 61 persen dan ditargetkan menembus kontribusi sebesar 65 persen pada tahun 2024. UMKM memiliki kemampuan menyerap 97 persen dari total tenaga kerja yang ada dan mampu menghimpun sampai 60,4 persen dari total investasi di Indonesia.

Kemenparekraf dikatakan Sandiaga akan all out dalam mempercepat pemulihan dan peningkatan produktivitas sektor parekraf melalui upskilling, reskilling, dan new skilling, yang diharapkan mampu menciptakan peluang kerja dan peluang usaha bagi SDM parekraf yang kompeten dan berkelanjutan.

"Mari saatnya kita bergandengan tangan karena pemerintahan Presiden Joko Widodo saat ini telah membuat banyak kemajuan. Target kami adalah penciptaan 1,1 juta lapangan kerja di tahun 2022 dan 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024," ujar Sandiaga. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Yakini Sektor Ekonomi Kreatif  Paling Cepat Pulih Paska Pandemi

Sandiaga Yakini Sektor Ekonomi Kreatif Paling Cepat Pulih Paska Pandemi

| Selasa, 30 Agustus 2022 | 14:32 WIB

Terkini

Maut Menjemput di Arus Balik Sukabumi: Gagal Menyalip, Nyawa Perempuan Melayang di Kolong Truk

Maut Menjemput di Arus Balik Sukabumi: Gagal Menyalip, Nyawa Perempuan Melayang di Kolong Truk

Jabar | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:18 WIB

Detik-detik Dramatis Evakuasi Toha Rosid, Buruh Ciamis yang Tersengat Listrik di Tumpukan Baja

Detik-detik Dramatis Evakuasi Toha Rosid, Buruh Ciamis yang Tersengat Listrik di Tumpukan Baja

Jabar | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:11 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Sound Horeg: Antara Kebisingan dan Hiburan

Sound Horeg: Antara Kebisingan dan Hiburan

Your Say | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Tak Sekadar Tradisi, Wastra Indonesia Punya Potensi Jadi Produk Mewah di Fashion Global

Tak Sekadar Tradisi, Wastra Indonesia Punya Potensi Jadi Produk Mewah di Fashion Global

Lifestyle | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:05 WIB

Sinopsis 100 Days of Lies, Adu Akting Kim You Jung dan Jinyoung GOT7 di Drakor Spionase

Sinopsis 100 Days of Lies, Adu Akting Kim You Jung dan Jinyoung GOT7 di Drakor Spionase

Entertainment | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:00 WIB

Sempat Jadi Omongan, Gubernur Rudy Mas'ud Kenalkan sang Istri sebagai Noni Belanda

Sempat Jadi Omongan, Gubernur Rudy Mas'ud Kenalkan sang Istri sebagai Noni Belanda

Kaltim | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:56 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB