Lewat Ombus-Ombus, Opung Senteria Jaga Tradisi dan Budaya Batak

Metro

Minggu, 16 Oktober 2022 | 16:38 WIB
Lewat Ombus-Ombus, Opung Senteria Jaga Tradisi dan Budaya Batak
Opung Senteria Jaga Tradisi dan Budaya Batak (Kemenparekraf)

Metro, Suara.com- Senteria Br Siahaan, pemilik toko Ombus-Ombus No. 2 ini baru saja selesai mengukus penganan khas Batak yang dijajakan di tokonya, ombus-ombus namanya. Setiap hari, iya bersama anak bungsu dan keluarganya bangun pagi untuk memasak ombus-ombus di dapur yang berada di belakang tokonya. 

Opung Senteria, panggilan akrabnya, sedang melayani sejumlah pelanggan yang ingin membeli ombus-ombus buatannya. Kue ini dijual dengan harga yang relatif murah, hanya Rp3.000 saja perbuah.Opung Senteria merupakan satu dari sekian banyak perempuan Indonesia yang menggantungkan hidupnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Ombus-ombus merupakan kue tradisional khas Batak yang terbuat dari tepung beras, kelapa parut, gula merah ataupun gula putih. Kelapa parut ini kemudian dicampurkan dengan gula merah ataupun gula putih dan kemudian menjadi isian kue yang kemudian dibungkus dengan daun pisang lalu dikukus ini.

Kenapa namanya Ombus-ombus No. 2? Karena di Siborong-borong itu sudah banyak orang yang kasih nama ombus-ombus nomor 1. Jadi supaya beda saya kasihlah nama Ombus-ombus No. 2," kata Senteria menjelaskan filosofi dari nama usahanya.

"Berasnya tidak boleh beras sembarangan. Harus beras yang berkualitas, kalau saya pakai beras yang sri ramos yang paling bagus," katanya.

Opung Senteria menceritakan dirinya meneruskan usaha orang tuanya yang juga berjualan ombus-ombus sejak tahun 1955. Meski sempat merantau ke Jakarta, namun akhirnya Opung Senteria memilih untuk pulang ke Siborong-borong dan meneruskan usaha yang sudah dirintis kedua orang tuanya.

"Sekitar tahun 1992, saya kembali dari Jakarta ke Silangit ini dan saya kepikiran untuk membuka usaha. Awalnya saya coba jualan kelontong, tapi kok kurang cocok rasanya, akhirnya saya putuskan untuk berdagang ombus-ombus," ungkap Opung Senteria.

Sebelumnya, Senteria menjajakan ombus-ombus di Kota Siborong-borong. Namun, sekitar tahun 2015, ia pun pindah ke Simpang Muara di kawasan Silangit.

Lokasi yang hanya berjarak 1,8 kilometer dari Bandara Silangit ini tentu menjadi keunggulan tersendiri bagi usaha yang dijalankan oleh Opung Senteria dan keluarganya. Mengingat banyak wisatawan dan warga setempat yang mampir untuk membawa kudapan ini ke Jakarta maupun dibeli dalam jumlah banyak untuk disantap bersama keluarga.

baca juga

 "Banyak pejabat yang minta sama aku, katanya mereka ingin bawa ombus-ombus untuk oleh-oleh di Jakarta. Makanya kami akhirnya pindah ke sini," ujar dia.

Opung Senteria mengungkapkan sebelum pandemi COVID-19, dirinya bisa menjual 400-800 buah ombus-ombus setiap hari. Namun, angka tersebut menurun drastis akibat pandemi COVID-19..

"Meskipun demikian, kami tetap mencoba bertahan dan menjaga kualitas produk. Puji Tuhan, rezeki yang kami peroleh tetap mencukupi di masa pandemi ini," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sekelas Luhut Binsar Panjaitan Saja Pakai Politik Identitas, Bicara Nyapres sampai Singgung Agama dan Suku: Saya Double Minoritas

Sekelas Luhut Binsar Panjaitan Saja Pakai Politik Identitas, Bicara Nyapres sampai Singgung Agama dan Suku: Saya Double Minoritas

Bandung | Jum'at, 23 September 2022 | 12:52 WIB

Terkini

Cicip Musang King sampai Kompetisi Blind Test, Festival Durian Ini Bisa Jadi Agenda Akhir Pekan!

Cicip Musang King sampai Kompetisi Blind Test, Festival Durian Ini Bisa Jadi Agenda Akhir Pekan!

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 12:54 WIB

Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang

Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang

Sulsel | Kamis, 03 September 2026 | 12:52 WIB

Saat Satu Pohon di Papua Ditebang, Satu Kata Ikut Hilang

Saat Satu Pohon di Papua Ditebang, Satu Kata Ikut Hilang

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 12:50 WIB

Nova Arianto Pusing! Racik Strategi Timnas Indonesia U-20 Lawan Laos, Ini Alasannya

Nova Arianto Pusing! Racik Strategi Timnas Indonesia U-20 Lawan Laos, Ini Alasannya

News | Kamis, 03 September 2026 | 12:49 WIB

Empat Kategori Sekaligus, Moyo Technologies by ID Ads Tembus Mob-Ex Awards Singapore 2026

Empat Kategori Sekaligus, Moyo Technologies by ID Ads Tembus Mob-Ex Awards Singapore 2026

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 12:49 WIB

Sisi Gelap Transisi Energi, Ketika Mobil Listrikmu Dibayar Hutan Papua

Sisi Gelap Transisi Energi, Ketika Mobil Listrikmu Dibayar Hutan Papua

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 12:45 WIB

Laris Manis di Negara Seberang, Mengapa Penjualan KIA di Indonesia Justru Loyo?

Laris Manis di Negara Seberang, Mengapa Penjualan KIA di Indonesia Justru Loyo?

Otomotif | Kamis, 03 September 2026 | 12:44 WIB

Kabut Asap Indonesia Makin Meluas, Udara Tak Sehat Kini Kepung Filipina Selatan

Kabut Asap Indonesia Makin Meluas, Udara Tak Sehat Kini Kepung Filipina Selatan

News | Kamis, 03 September 2026 | 12:41 WIB

Persib Bandung 'Terusir' dari Stadion Si Jalak Harupat, Ini Penyebabnya

Persib Bandung 'Terusir' dari Stadion Si Jalak Harupat, Ini Penyebabnya

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 12:41 WIB

Proses Terjadinya Gempa Bumi dan Jenis-jenis Gempa

Proses Terjadinya Gempa Bumi dan Jenis-jenis Gempa

Tekno | Kamis, 03 September 2026 | 12:40 WIB

×