Kabut Asap Indonesia Makin Meluas, Udara Tak Sehat Kini Kepung Filipina Selatan

Galih Prasetyo

Kamis, 03 September 2026 | 12:41 WIB
Kabut Asap Indonesia Makin Meluas, Udara Tak Sehat Kini Kepung Filipina Selatan
Kabut Asap Indonesia Makin Meluas, Udara Tak Sehat Kini Kepung Filipina Selatan [Dok Philstar]
baca 10 detik
  • Department of Environment and Natural Resources Filipina melaporkan dampak kabut asap kebakaran hutan Indonesia bergeser ke wilayah Visayas dan Mindanao.
  • Pejabat DENR Jundy del Socorro menyatakan perubahan arah angin membawa partikel polusi menjauh dari Metro Manila menuju selatan Filipina.
  • Kementerian Kesehatan Filipina mengimbau warga menggunakan masker pelindung serta mengurangi aktivitas luar ruangan demi mencegah gangguan kesehatan.

Suara.com - Dampak kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia mulai bergeser ke wilayah selatan Filipina.

Jika sebelumnya kualitas udara di Metro Manila memburuk, kini sejumlah daerah di Visayas dan Mindanao dilaporkan masuk kategori tidak sehat.

Department of Environment and Natural Resources (DENR) Filipina menyebut kualitas udara di Metro Manila sebenarnya mulai mengalami perbaikan.

Namun, perbaikan tersebut terjadi bersamaan dengan meluasnya dampak kabut asap ke wilayah lain.

Kepala Environmental Quality Management Division DENR, Jundy del Socorro seperti dinukil dari Philstar.com, mengatakan hanya tujuh wilayah di Metro Manila yang masih mencatat kualitas udara tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dilaporkan mencapai sejumlah wilayah Filipina. [Dok Manila Bulletin]
Asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan dilaporkan mencapai sejumlah wilayah Filipina. [Dok Manila Bulletin]

Wilayah tersebut meliputi Las Piñas, Makati, Malabon, Parañaque, Katipunan dan Commonwealth di Quezon City, serta Taguig.

Sementara wilayah Metro Manila lainnya berada pada kategori cukup bagus.

Kondisi tersebut lebih baik dibandingkan sehari sebelumnya ketika hampir seluruh wilayah Metro Manila berada dalam kategori tidak sehat.

Kualitas udara di Central Luzon juga dilaporkan membaik dengan status bagus.

baca juga

Kabut Asap Bergerak ke Visayas dan Mindanao

Di tengah membaiknya kondisi Metro Manila, sejumlah daerah lain justru mulai merasakan dampak kabut asap.

Puerto Princesa di Palawan masih mencatat kualitas udara tidak sehat.

Kategori serupa juga terdeteksi di Talisay City, Cebu, Tagoloan di Misamis Oriental, Cagayan de Oro City, dan Iligan City.

Del Socorro menjelaskan perubahan tersebut berkaitan dengan arah pergerakan angin yang membawa partikel kabut asap dari Indonesia.

“Kemarin pukul 17.00, kami mengamati di ASEAN Specialized Meteorological Center bahwa angin mulai bergerak menuju Visayas dan Mindanao,” kata Del Socorro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Filipina Imbau Warga Pakai Masker N95, Warga Kalteng Dibagikan Masker Biasa di Tengah Kepungan Asap

Filipina Imbau Warga Pakai Masker N95, Warga Kalteng Dibagikan Masker Biasa di Tengah Kepungan Asap

Entertainment | Kamis, 03 September 2026 | 12:28 WIB

Kota Arunika yang Bernapas dengan Asap

Kota Arunika yang Bernapas dengan Asap

Your Say | Kamis, 03 September 2026 | 10:34 WIB

Rusak Paru-paru Dunia, Legislator PKB Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

Rusak Paru-paru Dunia, Legislator PKB Desak Pemerintah Tetapkan Karhutla Sebagai Bencana Nasional

News | Kamis, 03 September 2026 | 09:55 WIB

Dua ABK Filipina Tewas dalam Penyerangan Kapal Tanker Arab Saudi di Selat Hormuz

Dua ABK Filipina Tewas dalam Penyerangan Kapal Tanker Arab Saudi di Selat Hormuz

News | Kamis, 03 September 2026 | 07:37 WIB

Kabut Asap Karhutla Kepung Kalimantan Selatan

Kabut Asap Karhutla Kepung Kalimantan Selatan

Foto | Kamis, 03 September 2026 | 07:30 WIB

Terkini

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

×