Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming, terkena nyinyir warganet yang menyenggol cara kerja Presiden Jokowi. Lelaki yang akrab disapa mas wali di dunia maya tersebut memang sering berinteraksi dengan warganet untuk menjawab berbagai pertanyaan.
Belakangan, seorang warganet dengan akun Twitter @Wilie83938274 menyenggol Gibran usai dirinya berkomentar tentang bulan madu Kaesang Pangarep.
Ini bermula ketika Gibran menanggapi artikel yang dicuitkan warganet tentang Kaesang ketika lelaki itu berbulan madu dengan Erina Gudono sambil dikawal oleh paspampres.
Gibran menyebut untuk melaporkan tindakan adiknya ke KPK.
"Si @kaesangp laporin KPK aja pak," cuit Gibran melalui akun Twitter pribadi miliknya @gibran_tweet pada 14 Januari 2023.
Cuitan tersebut pun menarik perhatian warganet lainnya, hingga pengguna @Wilie83938274 berkomentar tentang pemerintahan Joko Widodo. Menurut pemilik akun, aturan yang dibuat oleh Presiden Jokowi membebankan rakyat kecil.
"Dilaporin, terus bapak lu bikin PERPU ya @gibran_tweet tolong dibilangin bapak lu kalau bikin aturan jangan membebankan rakyat kecil, dari BBM naik saja rakyat sudah capek. Ingat mas, jabatan nggak dibawa mati. Ingat juga siksa neraka seorang pemimpin, harusnya membawa kemakmuran," tulis warganet tersebut.
Komentar itu kembali mendapat atensi dari Gibran sendiri. Suami Selvi Ananda tersebut mengutip tweet warganet dan meminta maaf.
"Ya pak. Maaf saya salah," balas Gibran.
Baca Juga: Ganjar Optimistis Indonesia Bisa Hadapi Krisis, Ini Faktornya
![Tweet tanggapan Gibran Rakabuming [(screenshot/Twitter)]](https://media.suara.com/suara-partners/metro/thumbs/1200x675/2023/01/19/1-tweet-tanggapan-gibran-rakabuming.jpg)
Cuitan yang telah disukai sebanyak lebih dari 400 kali oleh sesama pengguna Twitter itu pun menuai beragam komentar.
"Bukannya malah enak di Indonesia nggak sampai kena resesi parah dan sebagainya? BBM naik juga nggak seberapa. Mau sampai kapan menyalahkan pemerintah dengan hal-hal yang logis," tulis akun @annability
"Kalau bawa jabatan ya berat. Jabatan kok dibawa," komentar @bintangselatan
"Tetap semangat mas wali, you are the best," tambah @MeilingLaras
"Mas gibran tidak salah. Kinerja mas Gibran dan pak Jokowi kan berbeda, jangan dilimpahkan ke mas Gibran," timpal @mulaigoyang
"Tetap semangat mas," cuit @NarasiCom