Pernikahan Ferry Irawan dan Venna Melinda sudah di ambang perceraian. Venna diketahui sudah mantap mengakhiri biduk rumah tangganya pasca menerima tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dari Ferry.
Venna sendiri sangat bersyukur atas banyaknya dukungan yang diterimanya, termasuk dari ketiga anaknya. Bahkan putri bungsunya, Vania, juga memberikan dukungan untuk Venna mengakhiri pernikahan tersebut.
Hal ini seperti disampaikan oleh Venna yang tampak menggelar konferensi pers bersama kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea.
"Saya di fase yang sebetulnya depresi," ucap Venna, dikutip dari kanal YouTube Was Was, Kamis (2/2/2023).
"Di saat saya melihat keluarga saya begitu support, saat itu penyesalan dan rasa bersalah saya begitu besar," ungkapnya melanjutkan.
Termasuk yang mendukung Venna di tengah kesulitan ini adalah anak bungsunya, Vania. Bahkan Vania yang menjadi salah satu alasannya berkenan menikah dengan Ferry pun mendorong sang ibu untuk segera keluar dari pernikahan menyakitkan tersebut.
"Vania lah yang selalu menghibur. Dia nggak pernah nanya Dadda (panggilan Vania untuk Ferry) lagi, dia tahu," kata Venna.
"Sampai dia punya gelang. Gelang itu ada tulisannya Ferry, dia bilang, 'Mama aku mau buang ini. Aku nggak mau lihat lagi Mama'," lanjutnya.
Karena itulah Venna bersyukur dengan ketiga anaknya yang begitu menguatkannya. "Jadi buat saya Vania menjadi penghibur, (begitu juga) Verrell dan Athalla. Jadi alhamdulillah sekarang saya sudah bisa sedikit demi sedikit untuk menata hati," tegasnya.
Venna lantas meminta agar kasus KDRT yang menimpanya terus dikawal media. "Supaya menjadi suatu motivasi buat semua perempuan, tidak ada yang bisa menolong diri kita kecuali diri kita sendiri. Dan dalam situasi apapun, hanya Allah yang menjadi penolong kita," pungkasnya.
Artis yang juga politisi itu mengaku siap bekerja sama dengan Komnas Perempuan untuk menjadi aktivis anti KDRT dan mengedukasi para wanita Indonesia. Namun Venna baru akan melakukannya setelah menyelesaikan asesmen psikologinya.