Menteri BUMN Erick Thohir gerak cepat membenahi sepak bola Indonesia usai dipilih jadi Ketua Umum PSSI periode 2023-2027.
Erick Thohir resmi terpilih jadi Ketum PSSI usai Kongres Luar Biasa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (KLB PSSI) yang digelar pada Kamis (16/2/2023) kemarin.
Erick Thohir menang dengan perolehan suara 64 dari total 86 orang, sementara La Nyalla selaku calon lainnya mendapatkan 22 suara.
Belum seminggu menjabat Ketum PSSI, Erick Thohir sudah melakukan sejumlah langkah demi membenahi sepak bola Indonesia.
Apa saja langkah awal Erick Thohir? Berikut rangkumannya sebagaimana dilansir dari Suara.com, Senin (20/2/2023).
1. Atasi insiden PSIS vs Persis
Sehari usai Erick Thohir terpilih, terjadi keributan dalam laga PSIS Semarang vs Persis Solo pada Jumat (17/2/2023).
Insiden ini memaksa laga harus dihentikan sementara, yang mana kedua kapten klub juga turun tangan mengatasi kondisi tersebut.
Kericuhan ini pun sampai ke telinga Erick Thohir, yang mana dia langsung buka suara melalui akun Twitter.
Baca Juga: Umar Bashor Pertanyakan Persiapan Pelaksanaan Ibadah Haji 2023
"Saya sudah berkomunikasi dengan pihak aparat, panpel, dan manajemen kedua tim. Saya meminta kepada seluruh pihak untuk tenang. Suporter Semarang dan Solo itu seduluran." ungkap Erick dalam akun Twitter PSSI.
2. Siap berantas mafia bola
Erick menemui Kapolri Listyo Sigit Prabowo di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta saat menjelang laga eksibisi Timnas Indonesia U-20 vs Selandia Baru, Minggu (19/02/2023).
Di pertemuan itu Erick mengklaim bakal mengatasi mafia sepak bola Indonesia lewat jalur hukum.
"Saya siap bekerja sama dengan Pak Kapolri Listyo Sigit untuk mengobati borok dalam sistem (sepak bola) yang sakit. Jadi ini bukan hanya sekedar basa-basi di permukaan kulit," ujar dia.
"Tidak ada ruang bagi mafia yang bikin sepak bola kita jadi pecundang. Saya siap keluarkan kartu merah bagi para mafia bola," lanjut Erick.
3. Blusukan ke wasit
Erick ternyata blusukan untuk menemui wasit Liga 2 bernama Rohadi.
Diketahui kalau Rohadi melanjutkan hidupnya dengan berjualan kembang tahu di daerah RS Fatmawati, Jakarta Selatan.
Di pertemuan itu Erick mengaku ada banyak PR yang harus dilakukan untuk memberdayakan sumber daya manusia di sepak bola Indonesia.
"Hari ini saya buktikan, saya bertemu dengan wasit Liga 2 bernama Rohadi. Rumahnya kecil dagang apa? Kembang tahu. Kalau kita mau bicara perbaikan sistem perwasitan nasional sistem perbaikan nasional, wasitnya kita perhatikan dahulu," ungkap Erick usia memimpin jalannya rapat Exco PSSI pada Sabtu, (18/02/2023) lalu.
4. Bentuk komite baru di PSSI
Dalam rapat bersama Exco PSSI, Erick Thohir mengungkap bakal membentuk komite khusus bernama Komite Ad Hoc Suporter.
Erick menjelaskan kalau komite ini dapat turun langsung untuk menangani dan mencegah problematika suporter yang kerap kali terjadi.
Dia juga menggagas adanya komite Ad Hoc Infrastruktur demi persiapan Timnas dalam menghadapi pertandingan lawatan atau sebagai tuan rumah, sehingga kegiatan training dapat terpusat.