Sebuah video yang diduga menggambarkan penganiayaan terhadap D, anak pengurus GP Ansor oleh putra pejabat pajak Mario Dandy Satrio viral di Twitter pada Kamis (23/2/2023).
Dalam video tersebut terlihat orang yang diduga sebagai Mario menendang dan menginjak kelapa korban yang sudah tergeletak di jalan. Ia kemudian melakukan selebrasi siu ala pesepak bola Portugal, Cristiano Ronaldo di dekat tubuh korban yang sudah tak berdaya.
Hingga berita ini ditayangkan, video yang berdurasi 57 detik tersebut sudah disaksikan lebih dari 108.000 kali di Twitter. Metro masih berusaha memastikan keaslian video tersebut.
Dalam video tersebut D, tergeletak di jalan kemudian kepalanya ditendang dan berkali-kali diinjak oleh pelaku yang mengenakan setelan hitam-hitam.
Belum diketahui siapa yang mereka video tersebut. Tetapi rumor yang beredar di media sosial, kekasih pelaku yang berinisial A sempat merekam penganiayaan terhadap D.
Mario Dandy Satrio sendiri saat ini sudah ditahan di Polres Metro Jakarta Selatan. Penganiayaan tersebut, menurut polisi, terjadi pada Senin malam (20/2/2023) di Ulujami, Pesanggrahan, Jaksel.
Kasus penganiayaan ini juga menyeret-nyeret orang tua korban, Rafael Alun Trisambodo yang merupakan pejabat di Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan.
Akibat aksi Mario, kini Rafael dicecar oleh publik. Laporan harta kekayaannya sebagai penyelenggara negara diumbar di media sosial dan ia diketahui memiliki harta selangit, senilai Rp 56 miliar.
Rafael sendiri pada Kamis sudah menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban dan publik secara terbuka. Ia mengaku menyesali tindakan anaknya, Mario Dandy Satrio. Sementara Ditjen Pajak dan Inspektorat Jenderal Kemenkeu mengatakan akan memeriksa Rafael.