Pemerhati anak Seto Mulyadi, atau yang akrab disapa Kak Seto, turut menyoroti kasus penganiayaan yang dialami David Latumahina (17).
Bahkan kali ini Kak Seto turut memberi imbauan kepada masyarakat, yang diduga terkait dengan naik statusnya AGH (15), kekasih tersangka Mario Dandy Satriyo (20) sebagai pelaku penganiayaan David.
Sebagai informasi, Polda Metro Jaya telah menaikkan status AGH dari saksi menjadi pelaku penganiayaan. Hanya saja statusnya sebagai anak membuat AGH tidak bisa ditetapkan sebagai tersangka.
"Ada perubahan status dari AG. Yang awalnya adalah anak berhadapan dengan hukum, meningkatkan statusnya menjadi anak yang berkonflik dengan hukum atau berubah menjadi pelaku," tutur Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Hengki Haryadi, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (2/3/2023).
Dikutip dari akun Instagram @lambe_turah, Kak Seto rupanya meminta agar AGH tidak didiskriminasi atas keterlibatannya dalam kasus penganiayaan sadis ini. Pasalnya identitas AGH terus dikuliti oleh publik kendati statusnya yang masih seorang anak di bawah umur.
"Jadilah sahabat anak. Anak sebagai pelaku juga menjadi korban," ungkap Kak Seto lalu menambahkan soal pentingnya memerhatikan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak, dikutip pada Jumat (3/3/2023).
Namun seruan ini malah membuat Kak Seto semakin menjadi bulan-bulanan publik. Banyak komentar pedas dituliskan warganet di postingan @lambe_turah tersebut.
Bahkan tidak sedikit yang mengkritik Kak Seto karena selalu berkicau di kasus viral dan seolah memihak ke anak-anak dari keluarga kaya serta berpengaruh.
"Anak-anak juga ogah jadi sahabatnya pak," komentar warganet.
Baca Juga: Kilas Balik 3 Tahun Pandemi Covid-19 di Indonesia: Mulai dari Kasus Pertama Sampai PPKM Dihapus
"Yaelah Pak Tarno. Muncul cuman viral doang," kata warganet.
"Pak Seto ada anak yang bunuh diri akibat di bully di sekolah kenapa gak muncul pak?????????????????? Masa hanya orang kaya saja bapak berani muncul. Katanya bapak pemerhati anak... Sedih saya loh pak," ujar warganet lain.
"Si kak seto lama-lama ngepro ke yang salah mulu herannnn.. Dikasih amplop berapa banyak siiiii," timpal yang lainnya.