"Bentuk Ter0r Smbo || Mkanan Bhrada e terkontaminasi zt memtikan," demikian narasi dalam video itu yang dilanjutkan, "BHARDA E KERCUNN. SRAPANNYA DICAMPURI ZT BERBHY."
Tapi, ketika diklik, video tersebut tidak membahas apa pun tentang racun tersebut. Tidak juga ada bukti tentang Bharada E keracunan di dalam penjara.
Video itu justru membahas salah satu artikel media online berjudul "Antisipasi Ancaman Teror, Makanan Bharada E Dipantau Ketat".
Selain itu, narator video juga hanya mengulas pernyataan Ronny Talapessy, yang merupakan pengacara Bharada E.
Dalam video itu, Ronny mengatakan kliennya hanya bisa ditemui sedikit orang selama di penjara.
Soal makanan, kata Ronny, milik Bharada E selalu dijaga ketat dan diperiksa untuk terjamin tak ada racun.
Kesimpulan
Dengan demikian, bisa disimpulkan bahwa narasi bahwa Bharada E keracunan zat beracun di dalam penjara, sebagai teror dari Ferdy Sambo adalah hoaks alias bohong.