Kreator TikTok Ibnu Wardani tengah disorot publik lantaran kontennya yang dianggap bohong.
Kontroversi Ibnu Wardani ini mencuat karena ia mengaku kalau biaya transportasi di Jepang mahal, yang mana buka pintu taksi saja bisa mencapai Rp 1,4 juta.
"Kita buka pintu taksi aja di Jepang, itu harus udah bayar 1,4 juta rupiah," ujar Ibnu Wardani dalam unggahan TikTok yang kini sudah dihapus, dikutip dari Suara.com, Senin (6/3/2023).
Omongan Ibnu Wardani ini kemudian ditanggapi oleh para orang Indonesia lewat fitur stitch, yang mana mereka juga memiliki pengalaman di Jepang ataupun sedang bekerja di sana.
Salah satu akun yang mengoreksi pernyataan Ibnu adalah @renadanainggolan.
Ia mengungkap kalau biaya buka pintu taksi hanya sebesar 600 Yen alias Rp 60.000.
"Ngarang, masak Rp 1,4 juta sih. 600 Yen, itu juga udah jalan loh mobilnya, sekitar 2-3 menit. 600 Yen itu sekitar Rp 60.000. Ngarang ih Rp 1,4 juta, jalan kaki aku," kata akun TikTok @renadanainggolan.
Begitu pula orang Indonesia lain yang tinggal di Jepang. Justru ia menjelaskan kalau membuka pintu taksi malah gratis.
Tapi apabila penumpang duduk maka mereka bakal dikenakan biaya 500-700 Yen.
Baca Juga: Bikin Bangga, Teuku Ryan Suami Ria Ricis Berhasil Jadi Juara ke-2 Ikut Ajang Balap Mobil
Nah biaya itu bakal bertambah apabila taksi mulai jalan, sebagaimana diunggah kembali oleh akun Instagram @nyinyir_update_official.
Beberapa warganet kemudian ikut menyinyir unggahan Ibnu Wardani tersebut.
"Mungkin dia buka pintu taksinya pakai tenaga dalam, jadi efeknya bisa buat kerusakan hingga 1,4 juta. Posthink aja guys, dia mah baik mau bayar 1,4 juta buat perbaikan," kata salah satu warganet.
"Yang cewek nggak mau dimiripin sama Ayu Ting Ting, yang cowok over flexing. Emang ya, jodoh itu cerminan diri. Cowok sama ceweknya sama aja," ucap yang lain.
"Unfollow aja yuk guys. Soalnya mereka makin ke sini makin flexing dan pamer. Nggak emaknya, nggak mantunya, nggak bininya semua sama flexing dan pamer. Nggak respect dah," hujat lainnya.