Venna Melinda akhirnya mengakui benar adanya dia datang ke Polda Jatim beberapa waktu lalu.
"Aku datang dengan didampingi asisten Bang Hotman," ujarnya di akun YouTube Intens Investigasi, Jumat (10/3/2023).
Namun, dia mengakui, kedatangannya dalam rangka melengkapi berkas.
"Bukan bertemu Ferry," tegasnya.
Venna Melinda membeberkan bahwa Ferry Irawan pada 17 Januari lalu, melayangkan surat yang telah ditulis tangan sendiri di atas materai.
"Ferry meminta RJ (Restorative Justice) kepada Kapolda Jawa Timur," terangnya.
Rupanya, RJ tersebut terlah disampaikan penyidik kepada Venna Melinda, tapi tidak digubris.
"Tapi tanggal 24 Februari, saya manusia biasa, saya mencoba memenuhi RJ tersebut, tapi ternyata tidak memenuhi kesepakatan," jelasnya.
Dia menambahkan, Ferry Irawan tetap tidak mau mengakui.
Baca Juga: Irish Bella Masih Pasang Senyum Semringah usai Ammar Zoni Ditangkap dalam Kasus Narkoba
"Karena RJ harus ada pengakuan. Saat dijelaskan aturan RJ, dia gelengkan kepala," terang Venna Melinda.
Dilatarbelakangi hal tersebut, Venna Melinda menilai bahwa Ferry Irawan tidak memanfaatkan surat RJ sebaik-baiknya.
"Sebagai orang yang dimintakan RJ, saya berusaha memenuhi tapi kalau dia tidak menggunakan, bukan salah saya," ujar dia.
"Artinya, dia menyia-nyiakan kesempatan RJ tersebut," pungkasnya.