Peneliti BRIN Nilai Muhammadiyah Gunakan Teori Usang dalam Menetapkan Kalender Islam

Metro

Jum'at, 17 Maret 2023 | 06:33 WIB
Peneliti BRIN Nilai Muhammadiyah Gunakan Teori Usang dalam Menetapkan Kalender Islam
Peneliti BRIN Thomas Djamaludin menilai penetapan kalender Islam oleh Muhamamadiyah menggunakan teori yang sudah usang. Foto: Ilustrasi pantauan Hilal. (Suara.com/Alfian Winanto)

Kriteria Wujudul Hilal yang dipedomani Muhammadiyah dalam menetapkan kalender Islam sudah usang karena mirip dengan pendekatan geosentris, yang menanggap Bumi sebagai pusat tata surya.

Kritik ini disampaikan oleh Thomas Djamaludin, pakar astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang juga mantan Kepala Lapan.

Wujudul Hilal, kata dia, tidak mungkin dilihat jika itu dekat ufuk. Ketika matahari mendahului bulan atau terbenam lebih dahulu dibandingkan dengan matahari itu disebut wujudul hilal.

"Nah ini sesungguhnya teori geosentrik, bumi sebagai pusat dan bulan itu mengelilingi bumi. Itu yang kemudian saya sebut teori usang," kata dia seperti disitat dari Antara, Kamis (16/3/20230.

Dalam sebuah tulisan di blog pribadinya yang terbit pada Mei 2012 silam, Thomas sudah menjelaskan soal kritiknya terhadap Muhammadiyah ini.

Ia mengatakan konsep bulan mengejar matahari atau matahari mengejar bulan menjadi dasar pemikiran Wujudul Hilal.

"Seolah matahari dan bulan berkejaran di orbitnya mengelilingi bumi seperti dalam faham geosentrik," terang dia.

Sebelumnya Thomas juga mengatakan bahwa sangat sukar Indonesia menyusun satu kalender Islam yang bisa digunakan bersama. Alasannya karena otoritas masih berada di tangan ormas-ormas Islam dan kriteria yang digunakan juga berbeda satu dengan yang lainnya.

"Di Indonesia tak akan terwujud kalau otoritasnya masih ormas dan kriterianya masih beda-beda," kata Thomas.

Kriteria penentuan Bulan Kamariah di Indonesia berbeda antara Muhammadiyah yang menggunakan Wujudul Hilal dan Nahdlatul Ulama serta Persis yang menggunakan Imkan Rukyat.

Kementerian Agama telah menggunakan kriteria baru yang disepakati Menteri-menteri Agama dari Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) dengan kriteria posisi bulan tinggi minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. Imkan Rukyat yang digunakan sejumlah organisasi Islam disebut sama dengan kriteria MABIMS.

Sementara kriteria Wujudul Hilal, bulan kamariah baru dimulai apabila pada hari ke-29 berjalan saat matahari terbenam terpenuhi tiga syarat berikut secara kumulatif, yaitu telah terjadi ijtimak, ijtimak terjadi sebelum Matahari terbenam, pada saat Matahari terbenam Bulan (piringan atasnya) masih di atas ufuk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapan 1 Ramadhan 2023 Jatuh pada Tanggal Berapa? Cek Sidang Isbat 1444 Hijriah di Sini

Kapan 1 Ramadhan 2023 Jatuh pada Tanggal Berapa? Cek Sidang Isbat 1444 Hijriah di Sini

News | Kamis, 16 Maret 2023 | 13:54 WIB

Beda Penentuan Tanggal Ramadhan NU dan Muhammadiyah

Beda Penentuan Tanggal Ramadhan NU dan Muhammadiyah

News | Selasa, 14 Maret 2023 | 09:47 WIB

Jadwal Puasa Ramadhan 2023 Muhammadiyah

Jadwal Puasa Ramadhan 2023 Muhammadiyah

News | Senin, 06 Maret 2023 | 14:30 WIB

Terkini

Criminal: Ketika Ingatan Agen CIA Masuk ke Otak Narapidana Sosiopat, Malam Ini di Trans TV

Criminal: Ketika Ingatan Agen CIA Masuk ke Otak Narapidana Sosiopat, Malam Ini di Trans TV

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:30 WIB

Destinasi Wisata Jatiluwih Sabet Asian Tourism & Hospitality Awards

Destinasi Wisata Jatiluwih Sabet Asian Tourism & Hospitality Awards

Foto | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:30 WIB

Ketika Sastra Menjadi Kritik Sosial: Membaca Cak Nun Lewat Dosa Mencabut Kutukan Tarian Rembulan

Ketika Sastra Menjadi Kritik Sosial: Membaca Cak Nun Lewat Dosa Mencabut Kutukan Tarian Rembulan

Your Say | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:25 WIB

Stop 'Check Out' Spontan! Ini Alasan Kenapa Payday Kamu Justru Bikin Rumah Berantakan

Stop 'Check Out' Spontan! Ini Alasan Kenapa Payday Kamu Justru Bikin Rumah Berantakan

Your Say | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:25 WIB

Jadi Pemasok, Bendahara PAN Pelalawan Ikut Pesta Narkoba Bareng Anak Bupati

Jadi Pemasok, Bendahara PAN Pelalawan Ikut Pesta Narkoba Bareng Anak Bupati

Riau | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:24 WIB

Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah

Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:20 WIB

Apakah Harga Beras SPHP Naik di Tengah Fluktuasi Kurs Dolar? Ini Penjelasan Bapanas

Apakah Harga Beras SPHP Naik di Tengah Fluktuasi Kurs Dolar? Ini Penjelasan Bapanas

Sulsel | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:16 WIB

Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek

Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:14 WIB

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Wilmar dan Musim Mas Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:05 WIB

Prosesi Lempar Jumrah Aqabah Warnai Rangkaian Ibadah Haji 1447 H

Prosesi Lempar Jumrah Aqabah Warnai Rangkaian Ibadah Haji 1447 H

Foto | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:05 WIB