Ketua LPSK Bongkar Alasan Pencabutan Perlindungan Bharada E: Saya Sendiri Sedih

Metro

Kamis, 23 Maret 2023 | 08:44 WIB
Ketua LPSK Bongkar Alasan Pencabutan Perlindungan Bharada E: Saya Sendiri Sedih
Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo mengatakan pihaknya sedang berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk mengadakan rumah tahanan khusus untuk justice collaborator (JC). ((Suara.com/Novian))

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo membongkar alasan pihaknya mencabut perlindungan terhadap Richard Eliezer atau Bharada E.

"Gara-gara tanpa ijin," ujarnya dalam podcast di channel YouTube Deddy Corbuzier, dikutip Kamis (23/3/2023).

Dia menjelaskan bahwa dalam perjanjian perlindungan antara LPSK dengan terlindung ada perjanjian.

"Ada klausul yang menyebut, terlindung tidak boleh berhubungan dengan pihak ketiga tanpa ijin, tanpa pemberitahuan ke LPSK, apalagi media," jelasnya.

Hasto Atmojo Suroyo menekankan bahwa posisi Bharada E adalah Justice Collaburator.

Diakuinya, saat Richard Eliezer diwawancara oleh sebuah stasiun televisi itu memang ada pihak dari LPSK.

Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo [(YouTube/Dedy Corbuzier)]
Ketua LPSK Hasto Atmojo Suroyo (sumber: (YouTube/Dedy Corbuzier))

"Memang ada dari LPSK, kami 24 jam mendampingi. Tapi situasi tidak memungkinkan dan yang ada di sana itu pengawal," katanya.

Dia juga menambahkan bahwa puluhan orang yang datang sulit bagi pengawal itu untuk mengusirnya.

"Itu bukan di studio tapi di tempat di mana Eliezer itu ditahan," ungkap Hasto Atmojo Suroyo. 

baca juga

Setelah kejadian itu, dia menambahkan bahwa pihak LPSK langsung melakukan penambahan orang untuk pengawalan.

Karena dianggap melanggar perjanjian, maka dengan berat hati pihak LPSK harus menyudahi perlindungan terhadap Bharada E.

"Saya sendiri sedih, saya tahu Eliezer menangis, pengawal kami menangis, karena kami begitu dekatnya," ujarnya.

Namun, pencabutan perlindungan terhadap Richard Elizer merupakan suatu yang memang harus ditegakkan.

"Eliezer ini adalah Justice Collaborator yang dilindungi LPSK, sudah berbulan-bulan dilakukan. Bukan hanya perlindungan fisik, pengamanannya juga prima," bebernya. 

Hasto Atmojo Suroyo menegaskan bahwa Bharada E diperlakukan sebagai tahanan istimewa.

"Potensi ancamannya sangat tinggi," tegasnya.

Dia juga menjelaskan prosedur yang seharusnya dilakukan, jika ada pihak yang mau berbicara dengan Richard Eliezer.

"Karena statusnya Justice Collaburator maka ijin ke LPSK, karena dia statusnya adalah binaan Lapas tentu Lapas salemba juga dapat ijin, karena ditempatkan di Bareskim, maka juga harus dikabari," pungkasnya 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Resmi Dilimpahkan Polda Metro Jaya, Kejari Jaksel Segera Lengkapi Dakwaan AG Sebelum Disidang

Resmi Dilimpahkan Polda Metro Jaya, Kejari Jaksel Segera Lengkapi Dakwaan AG Sebelum Disidang

News | Selasa, 21 Maret 2023 | 15:53 WIB

Fakta AG Ditahan 5 Hari di LPKS: 7 Jaksa Anak Disiapkan, Sidang Tertutup Tanpa Atribut

Fakta AG Ditahan 5 Hari di LPKS: 7 Jaksa Anak Disiapkan, Sidang Tertutup Tanpa Atribut

News | Selasa, 21 Maret 2023 | 15:52 WIB

CEK FAKTA: Tak Terima Dihukum Mati, Ferdy Sambo Ngamuk Tembak Bharada E, Benarkah?

CEK FAKTA: Tak Terima Dihukum Mati, Ferdy Sambo Ngamuk Tembak Bharada E, Benarkah?

News | Senin, 20 Maret 2023 | 12:16 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×