Putri Candrawathi dijatuhi hukuman 20 tahun penjara oleh Majelis Hakim karena terlibat dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
Namun belakangan, dikabarkan bahwa Putri Candrawathi menghembuskan napas terakhirnya. Istri Ferdy Sambo itu diduga meninggal dunia di rumah sakit dan menulis wasiat terakhir untuk suaminya.
Kabar itu sendiri dibagikan oleh kanal YouTube KANAL BERITA pada Senin (3/4/2023). Video yang diunggah itu memiliki judul "GEMPAR!! PC H3MBUSKAN NAFAS TERAHIR // INI WASIAT TERAHIR PC".
Sementara dalam thumbnail tampak foto Putri Candrawathi dalam bingkai foto yang dibawa di prosesi pemakaman. Tak hanya itu, terlihat beberapa anggota kepolisian memberi hormat kepada peti jenazah yang diangkat.
Hingga kini, video tersebut telah ditonton sebanyak lebih dari 140 penayangan. Namun, benarkah Putri Candrawathi meninggal dunia?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 8 menit 5 detik tersebut, tidak ada bukti valid yang menyatakan bahwa Putri Candrawathi menghembuskan napas terakhirnya.
Narator dalam video menyebutkan ada akun YouTube lain yang memberikan informasi serupa dan dapat dipastikan bahwa kabar tersebut tidak benar.
Sepanjang video, narator juga menjelaskan tentang proses persidangan yang dijalani oleh Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi serta kasus pembunuhan Brigadir J.
Baca Juga: Jenuh Kerja di TV, Uya Kuya Putuskan Vakum Selama 2 Tahun
Hingga kini, Putri Candrawathi sendiri masih ditahan di Rutan Salemba cabang Kejagung. Baik Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo tengah menunggu putusan banding yang akan dibacakan pada 12 April 2023.
Kesimpulan:
Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Putri Candrawathi menghembuskan napas terakhirnya merupakan berita palsu atau hoaks.
Pengunggah video mengedit foto dalam thumbnail dan menulis judul sedemikian rupa untuk menggiring opini publik. Video itu dapat dikategorikan sebagai konten menyesatkan karena berisi berita bohong.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].