Suka flexing di media sosial akan disekat dengan aturan yang dibuat Penjabat Gubernur Jakarta.
Di kalangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sudah terungkap adanya keluarga pejabat yang gemar flexing atau pamer-amer barang mevvah via media sosial. Antara lain Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Massdes Arouffy. Saat ini, yang bersangkutan sudah diperiksa Inspektorat DKI Jakarta terkait keaslian barang mewah yang dipamerkan.
Dikutip dari kanal News Suara.com, Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono berencana menerbitkan Instruksi Gubernur (Ingub) setelah ramainya pejabat yang diungkap suka pamer-pamer. Ingub ini dibuat agar pejabat DKI tak melakukan hal serupa.
"Ya, saya sudah berencana (menerbitkan Ingub)," jelasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (3/4/2023).
Secara imbauan, ia sudah berulang kali menyampaikannya kepada para pejabat DKI Jakarta. Yaitu agar tidak memamerkan kekayaan demi membangun kepercayaan masyarakat. Dengan adanya Ingub, maka diharapkan para pejabat bisa lebih tertib menaati imbauannya itu.
"Saya menjabat satu bulan di sini, saya sudah menjelaskan perumpamaan-perumpamaan, kalimat-kalimat, saya kumpulkan eselon II, eselon III, saya sudsh jelaskan," tuturnya.
Sebelumnya, Inspektorat DKI Jakarta telah melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Bidang Pengendalian dan Operasi Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Massdes Arouffy yang belakangan jadi sorotan lantaran anak dan istrinya doyan pamer kekayaan di media sosial. Salah satu lingkup yang akan diperiksa adalah keaslian barang yang dipamerkan itu.
Dalam berbagai kesempatan, anak dan istri Massdes Arouffy kerap memamerkan tas mahal hingga lensa kamera. Namun, belum diketahui apakah barang-barang itu benar dibeli dengan harga hingga miliaran rupiah atau tidak.
"Kami juga tidak tahu keaslian dari barang-barang itu, akan kami cek," jelas Inspektur Pembantu II DKI Jakarta Deden Bahtiar saat dikonfirmasi, Jumat (31/3/2023).
Sejauh ini, belum ada kesimpulan atas keaslian barang yang dipamerkan. Pihaknya melalui petugas inspektorat juga masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Utamanya, pemeriksaan ini dilakukan untuk memeriksa ada atau tidaknya pelanggaran yang dilakukan oleh Massdes Arouffy.
"Sementara kami masih melakukan klarifikasi, melihat apakah ada pelanggaran atau tidak. yang pasti setiap pelanggaran ada sanksinya sesuai besar atau kecilnya jenis pelanggaran yang dilakukan," tandasnya.
Setelah pemeriksaan rampung, Inspektorat akan menyampaikan laporan kepada Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono untuk selanjutnya diambil tindakan.
"Hasil dari klarifikasi ini nanti kami laporkan ke pak Gubernur hasilnya, saya nggak tahu apakah kan kemungkinannya pemberitaan itu benar atau tidak, yang pasti kami lakukan klaflrifikasi terlebih dahulu," tutupnya.
Suka Pamer-Pamer Kekayaan, Ingup Akan Menyusul Agar Pejabat DKI Jakarta Tidak Lakukan Flexing
Metro Suara.Com
Senin, 03 April 2023 | 17:46 WIB
Cari Tahu
Kumpulan Kuis Menarik
BERITA TERKAIT
Istri Diduga Punya Tas Harga Miliaran, Harta Kekayaan Pejabat Dishub DKI Massdes Arouffy Ternyata Cuma Rp1,8 Miliar
31 Maret 2023 | 16:28 WIB WIBREKOMENDASI
TERKINI
Lifestyle | 10:26 WIB
Otomotif | 10:25 WIB
Your Say | 10:00 WIB
Your Say | 10:00 WIB