Nama Ariel NOAH dan Mbak Bulan kerap disanding-sandingkan meski sudah bubar. Bagaimana aktivitas keduanya di bulan penuh berkah ini?
Meski sudah bubar, saling menyatakan tidak menjalani hubungan istimewa sebagai pacar, nama Ariel NOAH serta Luna Maya yang kadang-kadang disapa sebagai Mbak Bulan (arti namanya dalam bahasa Indonesia) masih kerap disandingkan.
Sengaja ditabrak-tabrakkan dalam arti dijodoh-jodohkan lagi oleh penggemar atau siapa saja yang suka melihat hubungan mereka berdua kembali hangat.
Dikutip dari SuaraSoreang.id, pada akhir bulan lalu di kanal YouTube terpampang video berjudul "Sumpah video ini viral ! Ariel Noah Buka Puasa Bareng Luna Maya" hasil unggahan pemilik akun JEJAK SELEBRITIS, yang diunggah Sabtu (25/3/2023).
Di bagian thumbnail tampak potret berisi para perempuan cantik, yaitu Luna Maya dan Alleia Anata Irham, putri Ariel NOAH. Lantas wajah seorang lelaki yang tidak lain dan tidak bukan adalah Ariel NOAH.
Sebagai pengantarnya tertulis di sana, "ARIEL NOAH BUKA PUASA BARENG LUNA MAYA".
PENJELASAN
Dari penyelusuran menunjukkan bahwa thumbnail di konten itu telah dimanipulasi.
Potret adalah stok foto yang pernah digunakan sebagai ilustrasi artikel. Salah satunya berjudul "8 Cara Berbuka Puasa yang Benar dan Sehat Menurut Medis" yang dimuat laman klikdokter pada 27 Maret 2023.
Sedangkan konten YouTube memanipulasi informasi dengan mengubah artikel berjudul, "Tak Ambil Banyak Job, Verrell Bramasta Pilih Nikmati Puasa Bareng Keluarga" yang dimuat Rabu (22/3/2023) di laman insertlive, mengganti nama Verrell Bramasta menjadi Ariel NOAH.
Sedangkan informasi lainnya dalam video ini identik dengan artikel berjudul "Ariel NOAH Kian Tergeser, BCL Pamer Dinner Romantis Perkuat Isu Pacaran dengan Tiko Aryawardhana" yang dimuat Sabtu (25/3/2023) di sebuah media online.
KESIMPULAN
Pernyataan bahwa Ariel NOAH buka bersama Luna Maya dan putri Ariel adalah konten manipulatif dan menyesatkan.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi).
Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].