Nama putra Iis Dahlia, Devano Danendra, tengah menjadi sorotan publik karena diisukan pindah agama.
Bahkan beredar kabar bahwa Devano telah dibaptis di gereja. Hal itu membuat Iis Dahlia berteriak dan mengamuk di depan jemaah gereja karena meminta anaknya kembali.
Kabar tersebut dibagikan oleh kanal YouTube Hello Selebriti dengan mengunggah video berjudul "REKAMAN IIS DAHLIA MARAH MARAH DIDEPAN JEMAAH GEREJA, MINTA DEVANO KEMBALI, DIAMANKAN SECURITI".
Keterangan serupa juga terlihat dalam thumbnail. Tampak potret Iis Dahlia seolah berada di dalam gereja. Video tersebut kini telah disaksikan sebanyak lebih dari 18.000 penayangan.
Namun, benarkah Iis Dahlia berteriak di depan jemaah gereja dan meminta Devano Danendra kembali?
CEK FAKTA:
Setelah menonton video berdurasi 3 menit 34 detik tersebut, tidak ada pernyataan resmi ataupun bukti valid yang mampu menunjukkan bahwa Iis Dahlia berteriak di gereja dan meminta anaknya kembali.
Narator dalam video tersebut hanya memberikan informasi terkait isu Devano Danendra yang pindah agama. Iis Dahlia sendiri telah menegaskan bahwa putranya masih menganut agama Islam.
Hingga akhir video, tidak ada penjelasan yang menyatakan bahwa Devano Danendra pindah agama ataupun aksi Iis Dahlia yang mengamuk di gereja.
Baca Juga: Terungkap, Yoo Ah In Ketahuan Kunjungi Club Tiap Minggu untuk Pesta Narkoba
Pengunggah video sengaja mengedit foto dalam thumbnail dan memberikan keterangan yang mampu menggiring opini publik pada judul video.
Kesimpulan:
Berdasarkan pemaparan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa kabar Iis Dahlia mengamuk di gereja merupakan berita palsu atau hoaks.
Video tersebut berisi konten menyesatkan karena tidak ada keselarasan antara judul dan isi video.
Catatan Redaksi:
Artikel ini merupakan bagian dari konten Cek Fakta Suara.com. Dibuat seakurat mungkin dengan sumber sejelas mungkin, namun tidak mesti menjadi rujukan kebenaran yang sesungguhnya (karena masih ada potensi salah informasi). Lebih lengkap mengenai konten Cek Fakta bisa dibaca di laman ini. Pembaca (publik) juga dipersilakan memberi komentar/kritik, baik melalui kolom komentar di setiap konten terkait, mengontak Redaksi Suara.com, atau menyampaikan isu/klaim yang butuh diverifikasi atau diperiksa faktanya melalui email [email protected].