Pasukan Merah bernama Tariu Borneo Bangkule Rajakng atau TBBR adalah salah satu pasukan paling disegani di Suku Dayak.
Dihimpun dari berbagai sumber, Rabu (12/4/2023), Pasukan Merah saat ini dipimpin oleh Panglima Jilah atau Pangalangok Jilah.
Peran utama Pasukan Merah adalah membela hak masyarakat adat serta mempertahankan adat istiadat yang mulai tergerus zaman.
Organisasi itu juga memiliki kemampuan berhubungan dengan leluhur suku Dayak yang tidak bisa dilihat secara kasat mata Pasukan merah tersohor sebagai salah satu pasukan elite yang mendiami Suku Dayak.
Pasukan Merah sendiri beranggotakan para pemuda Dayak yang setia kepada Pancasila dan NKRI, serta antiradikalisme.
Usai resmi terdaftar, calon anggota akan mengikuti ritual pembersihan.
Mereka akan dimandikan pengurus yang memang memiliki kemampuan di bidang spiritual, kerap disebut Mangku dan Ulu Balang.
Ritual pemandian dilakukan di hutan belantara, biasanya berada di tempat yang dikeramatkan dan dianggap angker.
Anggota Pasukan Merah kebanyakan memiliki kelebihan dan kekuatan magis, seperti kekuatan dan kekebalan.
Mereka mendapatkan kekuatan dan kekebalan itu tidak sembarangan.
Kekuatan tersebut dipercaya dari Tuhan Yang Maha Kuasa serta leluhur Suku Dayak yang dipercaya masih hidup, namun kasat mata.
Selain itu, ada hal lain berkaitan dengan kemampuan magis mereka. Sejumlah daging hewan, seperti menjangan, sapi, kerbau, ular, dan anjing menjadi pantangan wajib.
Belakangan Pasukan Merah disebut-sebut telah datang ke Jakarta untuk menjumpai Pesulap Merah. Mereka kabarnya tak terima dengan pernyataan pesulap tersebut karena dinilai merendahkan Suku Dayak.