Ketinggalan Ikuti Rakaat Pertama Salat Idulfitri? Begini Cara 'Menambal' Sesuai Hadis

Metro Suara.Com
Sabtu, 15 April 2023 | 17:54 WIB
Ketinggalan Ikuti Rakaat Pertama Salat Idulfitri? Begini Cara 'Menambal' Sesuai Hadis
Ilustrasi salat. ((Pexels))

Setelah menjalani ibadah puasa Ramadan satu bulan penuh, umat Islam disyariatkan untuk mengerjakan ibadah salat Idulfitri secara berjemaah. Hal ini sesuai dengan hadis yang telah diriwayatkan Bukhari dan Muslim.

"Jika kalian mendengar iqamah, maka berjalanlah menuju salat. Namun tetaplah tenang dan khusyuk' menuju salat, jangan tergesa-gesa. Apa saja yang kalian dapati dari imam, maka ikutilah. Sedangkan yang luput dari kalian, maka sempurnakanlah." (HR. Bukhari Muslim)

Pada saat akan menjalankan ibadah salat Idulfitri, tak jarang umat Islam memiliki kendala yang membuat dirinya terlambat datang dan mengikuti salat. Lantas bagaimana jika seseorang tersebut tertinggal rakaat pertama salat Idulfitri?

Dikutip dari Suara.com, jika seorang umat Islam tertinggal rakaat pertama salat Idulfitri, maka wajib untuk melakukan takbiratul ihram lalu mengikuti imam. Hal ini sesuai dengan hadis Abu Hurairah ra.

"Sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Apabila kalian datang melakukan salat dalam keadaan kami sedang bersujud maka sujudlah dan janganlah kalian hitung itu (sebagai rakaat). Barangsiapa yang mendapatkan rukuk berarti dia telah mendapatkan satu rakaat. (HR. Abu Dawud)

Imam Nawawi menjelaskan bahwa jika seorang makmum mendapati satu rakaat bersama imam, maka ia wajib mengerjakaan rakaat tersebut dengan lima takbir sebagai awalan salatnya. Setelah imam selesai salat, maka makmum langsung berdiri dan menambah satu rakaat yang terlewat dengan 5 takbir sebelum membaca Al-Fatihah.

Sebelum membaca Surat Al-Fatihah, ia bertakbir sebanyak tujuh kali dengan hitungan yakin yang berbarengan dengan mengangkat kedua tangan; (7 takbir ini) tepatnya (dilakukan) di antara doa iftitah dan ta‘wudz Al-Fatihah. Di rakaat kedua, ia cukup bertakbir sebanyak lima kali," dilansir dari laman islam.nu.or.id.

Ada catatan dalam hal ini, yaitu jika jemaah datang setelah imam melakukan beberapa takbir, maka ia cukup mengikuti dan tidak perlu menggenapi takbir yang tertinggal.

Sedangkan masbuk (makmum yang tertinggal beberapa saat) hanya bertakbir sedapatnya mengikut sisa takbir imamnya. Di dalam Syarah dikatakan, kalau masbuq mengikuti imam di rakaat pertama misalkan, dan ia mendapati sisa sekali takbir imam, maka ia cukup sekali bertakbir. Atau kalau masbuk mengikuti imam pada rakaat kedua, ia cukup bertakbir sebanyak lima kali. Sedangkan di rakaat keduanya (setelah imam salam), ia cukup bertakbir sebanyak lima kali karena kalau mengqadha takbir yang luput, ia justru meninggalkan sunah lainnya,” (Lihat Syekh Sa‘id bin Muhammad Ba‘asyin, Busyral Karim, Beirut, Darul Fikr, 1433-1434 H/2012 M, juz II, halaman 355).

Baca Juga: Gereja-Gereja Anggota UEM di Sumut Rayakan Paskah dan Walk A Mile di GKPI, Semua Tolak Intoleran

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI