Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara

Achmad Fauzi

Jum'at, 13 Februari 2026 | 20:29 WIB
Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara
Chief Executive Officer (CEO) Danantara, Rosan Roeslani. [Tangkapan Layar].
baca 10 detik
  • BPI Danantara sedang melobi lembaga pemeringkat internasional Moody's dan S&P setelah sukses raih rating AAA (idn) dari Fitch.
  • CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyatakan rating positif ini bukti kepercayaan global terhadap risiko terukur Danantara.
  • Moody's pada 5 Februari 2026 menurunkan outlook peringkat Indonesia menjadi negatif karena pelemahan tata kelola.

Suara.com - Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) tengah melobi-lobi lembaga pemeringkat internasional, mulai dari Moody’s Ratings dan S&P Global Ratings.

Sebelumnya, lembaga yang dibentuk era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ini raih predikat dari lembaga rating Pefindo dan Fitch. Pemberian rating ini tertuju pada obligasi Patriot Bond yang dikeluarkan Danantara dengan rating AAA (idn) dari Fitch.

"Kita in the process to get rating dari S&P and Moody's," ujar CEO Danantara, Rosan Roeslani dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Rosan dengan bangga menyebut, rating tersebut sebagai bukti bahwa global percaya dengan kehadiran Danantara.

Managing Director Chief Economist Danantara Reza Yamora Siregar mengatakan 15 BUMN Asuransi akan dipangkas dan disisakan 3 saja. Mayoritas punya kinerja bisnis buruk. Foto: Logo Danantara. [Antara]
Managing Director Chief Economist Danantara Reza Yamora Siregar mengatakan 15 BUMN Asuransi akan dipangkas dan disisakan 3 saja. Mayoritas punya kinerja bisnis buruk. Foto: Logo Danantara. [Antara]

"Ini juga memberikan lebih kepercayaan bahwa Danantara ini risikonya sangat terukur, terstruktur, dan ini memberikan hal yang sangat positif mengenai danantara. Jadi ini pun kita sudah di rating, dan alhamdulillah dari Pefindo maupun dari Fitch," imbuh Rosan.

Sebelumnya, Lembaga pemeringkat Moody’s pada Kamis (5/2/2026) menurunkan outlook peringkat Indonesia dari stabil menjadi negatif. Ini merupakan pukulan terbaru untuk pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, setelah pekan lalu MSCI Inc membekukan indeks pasar modal dan menyebabkan IHSG ambruk.

Moody's dalam keterangannya mengatakan outlook peringkat Indonesia kini negatif, meski masih dipertahankan di level layak investasi Baa2, karena melihatnya adanya tanda-tanda pelemahan tata kelola serta semakin berkurangnya efektivitas kebijakan.

"Perubahan ini mencerminkan kebijakan yang makin sulit diprediksi, kekhawatiran terhadap tata kelola, dan meningkatnya ketidakpastian yang bisa mempengaruhi kepercayaan investor,” tegas keterangan Moody’s.

"Jika terus berlanjut, tren ini dapat mengikis kredibilitas kebijakan Indonesia yang sudah lama dibangun, yang selama ini mendukung pertumbuhan ekonomi yang kuat serta stabilitas makroekonomi, fiskal, dan keuangan," ungkap Moody’s.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Sebut Rating Moody's Offside, Klaim Ekonomi RI Akan Ekspansif hingga 2031

Purbaya Sebut Rating Moody's Offside, Klaim Ekonomi RI Akan Ekspansif hingga 2031

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:21 WIB

Arab Saudi Gencar Tawarkan Mekah ke Investor Global, Harga Tanah Capai Rp1,4 Miliar per Meter

Arab Saudi Gencar Tawarkan Mekah ke Investor Global, Harga Tanah Capai Rp1,4 Miliar per Meter

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 17:15 WIB

Prabowo Patok Target Tinggi, RoA Danantara Wajib Tembus 7 Persen

Prabowo Patok Target Tinggi, RoA Danantara Wajib Tembus 7 Persen

Bisnis | Jum'at, 13 Februari 2026 | 16:32 WIB

Terkini

Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial

Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:37 WIB

Tak Mau Investasi Hilirisasi Bernilai Jumbo Gagal, BP BUMN Gandeng KPK

Tak Mau Investasi Hilirisasi Bernilai Jumbo Gagal, BP BUMN Gandeng KPK

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:32 WIB

IHSG Berpotensi Rebound! Cek Analisis Teknikal dan Sentimen Positif Hari Ini

IHSG Berpotensi Rebound! Cek Analisis Teknikal dan Sentimen Positif Hari Ini

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:19 WIB

Waspada, Penipuan Digital Kini Terhubung dengan Pencucian Uang

Waspada, Penipuan Digital Kini Terhubung dengan Pencucian Uang

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:13 WIB

TB Hasanuddin Sebut Biaya Latsarmil KDMP Rp30 Juta per Orang, Total Hampir Rp1 Triliun

TB Hasanuddin Sebut Biaya Latsarmil KDMP Rp30 Juta per Orang, Total Hampir Rp1 Triliun

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:09 WIB

Tak Perlu Dicicil Lagi? Ini Aturan Baru Pencairan Dana Pensiun

Tak Perlu Dicicil Lagi? Ini Aturan Baru Pencairan Dana Pensiun

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:54 WIB

BEI Kejar 1.100 Emiten Baru, Indonesia Siap Tantang Bursa Saham Kelas Dunia

BEI Kejar 1.100 Emiten Baru, Indonesia Siap Tantang Bursa Saham Kelas Dunia

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:30 WIB

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 23:05 WIB

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:31 WIB

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:04 WIB

×