Muhammadiyah telah menetapkan Hari Raya Idul Fitri jatuh pada Jumat (21/4/2023), sementara pemerintah akan menentukan lebih lanjut pasca menggelar sidang isbat.
Lantaran jatuh pada hari Jumat, maka timbul pertanyaan berikutnya, yakni apakah kaum Muslim yang sudah mendirikan salat Idul Fitri masih harus melakukan salat Jumat?
Hal inilah yang dijawab Ustaz Khalid Basalamah dalam kajian yang diunggah di kanal YouTube-nya.
Dalam penjelasannya, Ustaz Khalid Basalamah mengutip sabda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan dalam hadis.
"Nabi SAW melaksanakan salat Id kemudian Beliau memberi dispensasi atau keringanan perihal salat Jumat pada hari tersebut. Beliau bersabda, 'Barangsiapa yang ingin salat Jumat maka silakan dia salat'."
Dari hadis tersebut, Ustaz Khalid Basalamah lalu menerangkan bahwa diperbolehkan untuk tidak mengerjakan salat Jumat apabila paginya sudah mendirikan salat Idul Fitri.
"Pernah sekali beliau salat Id pas hari Jumat. Selesai khutbah Idul Fitri, Beliau memberikan keringanan untuk salat Jumat," terang Ustaz Khalid Basalamah, dikutip pada Senin (17/4/2023).
"Dengan pilihan, 'Barangsiapa yang mau (salat) Jumat silakan. Siapa yang tidak mau (salat) Jumat, maka dia salat Zuhur'," sambungnya.
Menurut Ustaz Khalid Basalamah, hal ini berlaku baik saat Idul Fitri maupun Idul Adha yang bertepatan pada hari Jumat.
Baca Juga: Momen Mudik Lebaran, KAI Tetap Wajibkan Pemakaian Masker Bagi Penumpang
"Maka khutbah salat Jumat-nya menjadi sunnah, bukan lagi wajib. Sebagian ulama mengatakan karena di (salat) Idul Adha dan Fitri, dua-duanya sudah ada khutbah. Maka khutbah Jumat sudah menjadi sunnah," kata Ustaz Khalid Basalamah.
"Sementara salat Jumat-nya sebenarnya sama saja dengan salat Zuhur, maka orang boleh melakukan pilihan itu," imbuhnya.
Seperti itulah penjelasan mengenai perlukah mendirikan salat Jumat bila sudah melaksanakan salat Idul Fitri menurut Ustaz Khalid Basalamah. Semoga bermanfaat.